PONTIANAK POST - Mantan kapten Liverpool Jamie Redknapp menilai Andoni Iraola berpeluang mendapatkan keuntungan besar dari kebangkitan Alexander Isak setelah Liverpool menang 2-0 atas Ipswich di Liga Inggris, Sabtu (5/9) dini hari WIB.
Isak mencetak dua gol dalam sembilan menit pertama pertandingan sehingga koleksinya menjadi tiga gol dalam tiga laga Premier League musim ini.
Performa tersebut menjadi sinyal positif bagi Isak setelah musim debutnya bersama Liverpool terganggu masalah cedera.
Redknapp menilai kondisi Isak saat ini berbeda karena sang penyerang mulai kembali mendapatkan kepercayaan diri setelah mampu mencetak gol secara konsisten.
"Jangan pernah meremehkan dampaknya ketika seorang pemain tidak menjalani pramusim," kata Redknapp seperti dikutip Sky Sports seusai pertandingan.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Liverpool Menang 2-0 atas Ipswich, Ini Kata Pelatih Iraola soal Isak
Menurut Redknapp, dua gol ke gawang Ipswich dapat memberikan kelegaan besar kepada Isak setelah sebelumnya sempat mempertanyakan kemampuannya sendiri.
"Dia sekarang terlihat seperti pemain yang sangat percaya diri dan menghasilkan gol-gol fantastis," ujar Redknapp.
Redknapp Sebut Iraola Bisa Raup Keuntungan
Redknapp menilai kebangkitan Isak dapat menjadi modal penting bagi Iraola yang baru mengamankan kemenangan pertamanya sebagai pelatih Liverpool.
"Iraola akan berpikir bahwa dia bisa mendapatkan keuntungan dari kondisi ini, sesuatu yang tidak bisa dilakukan Arne Slot, tetapi mungkin bisa dilakukan manajer ini," kata Redknapp.
Redknapp juga memberikan penilaian positif terhadap kualitas Iraola berdasarkan pengalamannya melihat pekerjaan sang pelatih ketika menangani Bournemouth.
Baca Juga: Liverpool Puas dengan Empat Transfer, Meski Kepergian Mohamed Salah Jadi Sorotan
"Saya melihat sendiri betapa bagusnya dia sebagai pelatih di Bournemouth," tutur Redknapp.
Menurut Redknapp, Iraola bukan tipe pelatih yang terlalu berfokus pada pola permainan rumit dari lini belakang dan lebih mengutamakan bagaimana pemain dapat membuat perbedaan ketika bola sudah berada di sepertiga akhir lapangan.
"Pelatih tidak menunjukkan seberapa bagus mereka hanya dari cara membangun serangan dari belakang, karena yang penting adalah ketika mendapatkan bola di sepertiga akhir, mereka harus membuat sesuatu terjadi," ujar Redknapp.
Isak Diminta Aktif Saat Tanpa Bola
Salah satu aspek yang dinilai perlu ditingkatkan Isak adalah kontribusinya ketika Liverpool kehilangan penguasaan bola.
Redknapp memperkirakan Iraola akan meminta Isak lebih aktif melakukan pressing, sekaligus menerapkan tuntutan serupa kepada Florian Wirtz.
Baca Juga: Lamine Camara Tak Jadi ke Liverpool, Ini Alasan The Reds Menunda Transfer
"Iraola akan menginginkan Alexander Isak melakukan pressing ketika tidak menguasai bola, dan dia juga akan menginginkan hal yang sama dari Florian Wirtz," kata Redknapp.
Tuntutan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Iraola karena Liverpool harus membagi tenaga pemain untuk menghadapi kompetisi domestik sekaligus Liga Champions.
"Kesulitannya akan datang ketika bermain di Liga Champions dan bagaimana tidak memberikan terlalu banyak tuntutan kepada para pemain," ujar Redknapp.
Redknapp menilai Iraola memiliki materi skuad yang sangat baik untuk dikembangkan apabila mampu menjaga keseimbangan antara tuntutan taktik dan kondisi fisik pemain.
Baca Juga: Hasil Drawing Liga Champions: Arsenal Dapat Undian Neraka, Liverpool dan MU Hadapi Lawan Berat
"Jika dia bisa melakukannya dengan tepat, dia memiliki skuad yang luar biasa untuk bekerja," kata Redknapp.
Kemenangan atas Ipswich sekaligus ketajaman Isak memberikan Iraola fondasi awal untuk membangun Liverpool dengan tuntutan permainan kolektif yang lebih kuat. (*)
Editor : Efprizan