PONTIANAK POST - Liverpool disebut memasukkan gelandang Monaco, Lamine Camara, ke dalam rencana transfer jangka panjang setelah kepindahan pemain berusia 22 tahun itu ke Chelsea senilai 47 juta poundsterling gagal terwujud pada hari terakhir bursa transfer.
Menurut laporan Sports Mole yang mengutip jurnalis Ben Jacobs, Liverpool telah melakukan sejumlah komunikasi dengan Camara dan menyampaikan bahwa sang gelandang berada dalam pertimbangan klub untuk rencana transfer 2027.
Namun, peluang Camara meninggalkan Monaco lebih cepat pada bursa transfer Januari juga disebut tidak tertutup.
Situasi tersebut muncul setelah hubungan Chelsea dan Monaco dikabarkan memburuk menyusul kegagalan transfer Camara pada hari terakhir bursa transfer.
Angle utama Liverpool bukan sekadar mencari nama baru, melainkan kebutuhan memperkuat lini tengah yang masih menyisakan persoalan meski tim meraih kemenangan 2-0 atas Ipswich Town di Premier League.
Baca Juga: Manchester United Buang Lima Poin, Carrick Soroti Masalah Kebobolan
Liverpool Masih Evaluasi Lini Tengah
Andoni Iraola memulai tugasnya sebagai pelatih Liverpool dengan kemenangan 2-0 atas Ipswich Town pada Jumat.
Meski meraih tiga poin, masih terdapat kekhawatiran mengenai komposisi lini tengah Liverpool.
Dominik Szoboszlai dan Alexis Mac Allister disebut sempat mengalami kesulitan dalam beberapa fase pertandingan.
Iraola bahkan telah membuat keputusan besar dengan tidak lagi otomatis memasang Ryan Gravenberch sebagai starter dan memberikan kesempatan kepada Mac Allister.
Keputusan tersebut menunjukkan persaingan lini tengah Liverpool masih terbuka dan kebutuhan terhadap profil gelandang tertentu belum sepenuhnya terjawab.
Baca Juga: Arsenal Bangkit Tanpa Striker Baru, Havertz dan Odegaard Tundukkan Chelsea 2-1
Mac Allister memiliki kualitas teknis dan kecerdasan bermain, tetapi secara fisik dapat menghadapi tantangan ketika Liverpool bertemu lawan yang lebih agresif.
Di tengah kondisi itu, Camara dinilai memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan permainan Iraola.
Statistik Camara Menguatkan Minat Liverpool
Camara telah tampil tiga kali sebagai starter bersama Monaco di Ligue 1 musim 2026-2027.
Dalam tiga pertandingan tersebut, Camara rata-rata memenangkan 11 duel per pertandingan dengan persentase keberhasilan 65 persen.
Gelandang asal Senegal itu juga mencatat rata-rata 51 operan akurat dan sembilan kali merebut kembali bola per pertandingan.
Baca Juga: Prediksi Skor Udinese vs Lazio di Liga Italia: Frattesi Bidik Gol Ketiga Beruntun
Kemampuan memenangkan duel dan merebut bola menjadi nilai penting bagi gelandang yang bermain dalam sistem dengan tuntutan intensitas tinggi.
Camara juga dinilai memiliki kecerdasan defensif serta etos kerja tanpa bola yang menonjol.
Kemampuan tersebut membuat Camara berpotensi menjadi salah satu opsi paling sesuai untuk lini tengah Liverpool di bawah Iraola.
Selain bertahan, Camara juga dinilai nyaman bermain lebih dalam saat tim menguasai bola dan mampu membantu progresi serangan.
Karakter itu berpotensi memberi dukungan lebih besar kepada lini depan Liverpool yang disebut memiliki banyak pilihan berkualitas.
Baca Juga: Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Poin Penting di Unipol Domus
Transfer Januari Bisa Jadi Pilihan
Liverpool sebelumnya dikabarkan sempat memantau Camara pada bursa transfer musim panas.
Ketertarikan itu menjadi lebih relevan setelah Chelsea hampir mendapatkan sang pemain sebelum transfer tersebut akhirnya gagal.
Menurut Ben Jacobs, Liverpool memberi sinyal kepada Camara bahwa dirinya berada dalam rencana klub jika tidak bergabung dengan Chelsea.
Rencana awal Liverpool disebut lebih mengarah pada tahun 2027, tetapi perkembangan hubungan antara Chelsea dan Monaco serta situasi Camara dapat membuka kemungkinan transfer lebih awal.
Bursa transfer Januari menjadi periode yang patut diperhatikan apabila Liverpool masih membutuhkan tambahan tenaga di lini tengah.
Baca Juga: Prediksi Skor Elche vs Real Sociedad di Liga Spanyol: Sarr Siap Debut, Lemar Ditunggu
Kebutuhan itu juga akan bergantung pada posisi Liverpool dalam persaingan Premier League ketika paruh pertama musim berakhir.
Liverpool Bisa Ulang Strategi Transfer Januari
Sports Mole menilai tambahan gelandang pada Januari dapat memberi dorongan besar kepada Liverpool jika tim masih berada dalam jarak yang kompetitif dengan Arsenal.
Arsenal saat ini disebut sebagai salah satu favorit juara berkat kedalaman skuad dan status sebagai juara bertahan.
Liverpool, di sisi lain, memiliki lini depan yang dinilai sangat kuat sehingga tambahan pemain di lini tengah berpotensi membuat keseimbangan tim semakin baik.
Sejarah juga menunjukkan Liverpool pernah mendapatkan dampak besar dari rekrutan Januari.
Baca Juga: Prediksi Skor Getafe vs Celta Vigo di Liga Spanyol: Adu Ketajaman yang Masih Tumpul
Luis Diaz datang pada Januari 2022 dan membantu Liverpool meraih dua trofi, mencapai final Liga Champions, serta bersaing dalam perebutan gelar Premier League pada akhir musim 2021-2022.
Camara belum tentu akan mengikuti jejak Diaz, tetapi kebutuhan Liverpool terhadap gelandang dengan kemampuan duel, mobilitas, dan kecerdasan defensif membuat namanya layak terus dipantau.
Keputusan akhir kini bergantung pada perkembangan performa Liverpool, situasi Camara di Monaco, dan apakah peluang transfer benar-benar terbuka ketika bursa Januari dimulai. (*)
Editor : Efprizan