PONTIANAK POST - Crystal Palace menjamu Lech Poznan pada matchday pertama fase liga Liga Europa 2026/2027 di Selhurst Park, London, Kamis (17/9/2026) pukul 20.00 BST atau Jumat pukul 02.00 WIB.
Palace membawa status juara Conference League musim lalu, tetapi datang dengan catatan dua kemenangan dan tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Lech Poznan juga tidak sepenuhnya stabil setelah kalah 1-2 dari Górnik Zabrze pada pertandingan terakhir, tetapi sebelumnya mencatat tiga kemenangan dan satu hasil imbang dalam empat laga.
Palace Ingin Bangkit di Kompetisi Eropa
Crystal Palace belum menunjukkan konsistensi di kandang pada awal musim setelah kalah 2-3 dari Ipswich Town pada pertandingan Premier League terakhir di Selhurst Park.
Namun, Palace memiliki pengalaman Eropa setelah menjuarai Conference League musim lalu dan akan menjalani debut di Liga Europa musim ini.
Baca Juga: Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Dusan Vlahovic Jadi Ancaman
Masalah utama Pierre Sage berada pada kondisi sejumlah pemain depan karena Jean-Philippe Mateta masih absen, sementara Ismaïla Sarr dan Eddie Nketiah baru kembali berlatih.
Sage mengatakan Sarr dan Nketiah sudah berlatih bersama tim dan keduanya "bisa masuk tim" saat menghadapi Lech Poznan, seperti dilaporkan BBC.
Kehadiran kembali Sarr menjadi perhatian karena pemain Senegal itu mencetak sembilan gol dalam perjalanan Palace menjuarai Conference League musim lalu.
Lech Punya Senjata Bernama Wålemark
Lech Poznan lolos ke fase liga setelah melewati babak kualifikasi dan mencetak 15 gol dalam empat pertandingan kualifikasi Liga Europa.
Patrik Wålemark menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencetak empat gol dalam enam pertandingan kualifikasi, termasuk empat gol dalam tiga laga terakhir fase.
Baca Juga: AC Milan Kalah 0-2 dari Benfica di liga Liga Europa, Proyek Ruben Amorim Mulai Dipertanyakan
Klub Polandia ini juga memiliki Mikael Ishak sebagai penyerang berpengalaman yang telah mencetak 18 gol dalam 28 penampilan kompetisi Eropa untuk klub tersebut.
Pelatih Niels Frederiksen membawa Lech ke London sehari sebelum pertandingan dan dijadwalkan menjalani konferensi pers bersama Joel Pereira di Selhurst Park.
Prediksi Starting Lineup
Crystal Palace (3-4-2-1): Walter Benítez; Chris Richards, Axel Disasi, Honest Ahanor; Anan Khalaili, Quentin Timber, Adam Wharton, Tyrick Mitchell; Daichi Kamada, Yeremy Pino; Jørgen Strand Larsen. Prediksi ini mengacu pada proyeksi Sports Mole dan susunan pemain yang tercantum dalam data pertandingan.
Lech Poznan (4-2-3-1): Mateusz Lis; Joel Pereira, Mateusz Skrzypczak, Wojciech Mońka, Michał Gurgul; Gustav Berggren, Radosław Murawski; Patrik Wålemark, Pablo Rodríguez, Allahyar Sayyadmanesh; Mikael Ishak.
Ismaïla Sarr dan Eddie Nketiah menjadi opsi tambahan bagi Palace setelah kembali berlatih, sehingga keputusan akhir Sage masih dapat berubah menjelang kick-off.
Baca Juga: Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup, Rekor Buruk Bikin Posisi Michael Carrick Terancam
Prediksi Skor Crystal Palace vs Lech Poznan
Sports Mole memprediksi pertandingan berakhir Crystal Palace 1-1 Lech Poznan, dengan pertimbangan performa Palace yang belum stabil dan kemampuan Lech mencatat hasil bagus di kompetisi Eropa.
Pasar taruhan justru memberikan gambaran berbeda dengan menempatkan Palace sebagai favorit kuat, sementara Racing Post mencatat odds bet365 sebesar 2-5 untuk kemenangan Palace, 15-4 untuk seri, dan 13-2 untuk kemenangan Lech Poznan.
Data pasar lain yang dihimpun OddSeek menunjukkan odds kemenangan Palace sekitar 1,42, imbang 5,40, dan Lech Poznan 8,20 sehingga pasar memberikan keunggulan probabilitas kepada tuan rumah.
Dengan mempertimbangkan keunggulan kandang Palace, kualitas skuad, pengalaman Eropa, sekaligus lini belakang yang masih rentan, laga ini berpotensi menghasilkan gol dari kedua tim. (*)
| Sumber | Prediksi Skor |
|---|---|
| Sports Mole | Crystal Palace 1-1 Lech Poznan |
| Pasar taruhan | Crystal Palace lebih diunggulkan |
| Prediksi Pontianak Post | Crystal Palace 2-1 Lech Poznan |