Kedatangan keempat warga tersebut di RS Abdul Aziz Singkawang pukul 20.15 wib menggunakan ambulan rujukan dari RSUD Bengkayang.
"Informasinya mereka ini pasien dalam perawatan dengan kecurigaan," ungkap
dr. Ruchanihadi, Sp.PD.
Salah satu dari empat orang tersebut, anaknya laki laki berusia 5 tahun diduga mengalami gejala batuk, pilek, demam. Karena mereka adalah satu keluarga maka keempatnya langsung dimasukkan ke ruang isolasi untuk diobservasi.
"Karena mereka merupakan anak, ayah, ibu dan saudara maka kita observasi di ruang isolasi," jelasnya.
Sementara dari keterangan riwayat keluarga ini memang usai bepergian ke Korea Selatan. "Mereka pulang 10 hari yang lalu dari Korea, jadi akan kita observasi sekitar 3-4 hari, hal ini mengingat masa inkubasinya 14 hari," katanya.
Selain itu sang anak yang menunjukkan gekala pilek, batuk dan demam tersebut sewaktu di rumah sakit demamnya mencapai 36,8 derajat celsius. Atas keempat warga ini pihaknya telah mengambil sampel darah.
"Esok Kamis (4/3) rencananya akan kita ambil sampel lendir tenggorokan mereka yang dikarantina untuk diikirim ke Puslitbangkes Di Jakarta. Dari hasil itulah kita akan mengetahui hal sebenarnya," ujarnya.
Namun ia belum bisa memastikan kapan keluar hasil tes Puslitbangkes tersebut. "Saya tidak tau kapan keluarnya nanti. Yang jelas kita observasi dulu di ruang isolasi," terangnya. (har) Editor : Shando Safela