Balapan resmi yang rata-rata diikuti usia remaja ini adalah merupakan kerjasama antara Satlantas, IMI dan pengelola Sirkuit TPPI Kota Singkawang.
Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Suwaris menyatakan sangat mendukung kegiatan tersebut.
"Karena semua kenakalan jalanan itu bisa diarahkan ke Sirkuit TPPI Singkawang," katanya.
Jika memang masih ditemukan aksi balap liar yang meresahkan warga Kota Singkawang, pihaknya tak segan-segan untuk mengambil tindakan humanis.
"Bakat mereka akan kita salurkan ke Sirkuit TPPI Singkawang. Cara ini merupakan pembinaan kepada mereka, karena mungkin saja ketidaktahuan mereka bagaimana cara menyalurkan bakat mereka yang suka membalap," ungkapnya.
Sementara Pengelola Sirkuit TPPI Singkawang, Harry Wedha mengatakan, ada sebanyak 41 orang yang mengikuti event Camping Race Coaching Clinic.
"Even ini untuk percontohan balap kelas standar yang para pemenangnya juga akan diberikan piala dari Satlantas dan IMI Singkawang," katanya dan menyebutkan di piala tersebut dicantumkanlah logo Satlantas dan IMI Singkawang.
Menurutnya event yang digelar ini bertujuan untuk menjaring sekaligus untuk mengantisipasi pencegahan balap liar di Kota Singkawang.
"Bahkan ada rencana kita untuk membuat sekolah balap motor yang bertujuan untuk pembibitan sehingga nantinya Singkawang bisa menghasilkan atlet-atlet balap yang berprestasi," ungkapnya. (har) Editor : Misbahul Munir S