SINGKAWANG - Penjabat Wali Kota Singkawang, Sumastro, memimpin Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di halaman Dinas Perhubungan, baru-baru ini.
Upacara diikuti oleh jajaran Dishub, Satlantas Polres Singkawang, Subdenpom, Satpol PP, Jasa Raharja, Organda, ojek online, dan pelajar.
Terkait pembangunan transportasi di Kota Singkawang, Sumastro meminta Dishub mampu menjawab tantangan manajemen dan rekayasa lalu lintas yang lugas dan tertib.
“Tantangan yang harus kita hadapi saat ini adalah manajemen dan rekayasa lalu lintas yang memberikan solusi berupa lalu lintas yang lugas dan tertib,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap perparkiran di Kota Singkawang harus berbasis teknologi digital. Hal ini akan mengoptimalkan pendapatan daerah dan menghindari pungutan liar (pungli).
“Kita berupaya meminimalisir pembayaran tunai melalui sebuah sistem digital di parkir umum agar pendapatan lebih terukur dan menghindari pungli,” harapnya.
Tidak hanya digitalisasi perparkiran, Dishub Singkawang juga diminta oleh Sumastro untuk meningkatkan pelayanan berbasis digital pada layanan uji kendaraan bermotor.
“Pelayanan lain, seperti uji kendaraan bermotor, juga harus berbasis digital demi meningkatkan kepuasan masyarakat pada pelayanan Dishub,” lanjutnya.
Kepada seluruh insan perhubungan Singkawang, Pj Wali Kota berpesan agar memberikan pemahaman secara bijak kepada masyarakat terkait operasional penerbangan di Bandara Singkawang sesuai kondisi riil di lapangan.
“Jika ada masyarakat yang bertanya tentang operasional penerbangan di Bandara Singkawang, saya berpesan agar pihak Dishub memberikan penjelasan secara bijak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,” tutup Sumastro.
Sumastro, selaku inspektur upacara, juga membacakan sambutan Menteri Perhubungan RI. Dalam peringatan yang mengusung tema “Transportasi Maju Nusantara Baru”, pembangunan transportasi telah menggunakan paradigma Indonesia sentris.
Program tersebut telah menjadikan Sulawesi kini memiliki infrastruktur perkeretaapian, 27 pembangunan bandara baru—23 di antaranya di luar Jawa—dan ratusan pelabuhan dibangun di pulau-pulau terluar Indonesia.
Tidak hanya infrastruktur semata, Menhub dengan bangga menyampaikan bahwa pemerintah juga memberikan dukungan subsidi operasional agar layanannya terjangkau, merata, dan berkeadilan.
“Penyediaan infrastruktur tersebut juga dibarengi dengan dukungan subsidi operasional sehingga dapat memberikan layanan yang terjangkau, merata, dan berkeadilan,” pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada Abdi Yasa Kota Singkawang, Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 2024, serta Mitra Kerja Dishub Singkawang. (har)
Editor : A'an