KPU Singkawang menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang di Aula SMK Negeri 1 Singkawang, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, pada Rabu (13/11). Simulasi ini bertujuan untuk memantapkan kinerja KPPS dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara.
Ketua KPU Singkawang, Khairul Abror, mengatakan bahwa dalam simulasi ini, pihaknya melibatkan berbagai pihak, termasuk petugas KPPS, pemilih, dan saksi. "Kami ingin memberikan pemahaman yang utuh agar mereka memiliki gambaran yang jelas tentang proses pemungutan dan penghitungan suara," ujarnya.
Simulasi ini juga bertujuan untuk mengukur efektivitas, efisiensi, dan akurasi dari penggunaan formulir-formulir serta administrasi proses pelaksanaan di lapangan. "Diharapkan, petugas KPPS bisa berinovasi sesuai dengan tata tertib pemungutan suara, sehingga pelaksanaan nanti lebih mudah dan tidak memberatkan semua pihak, baik pemilih maupun penyelenggara," tambah Abror.
Pedoman KPU dalam melakukan simulasi adalah rancangan yang telah ditetapkan. Abror mengungkapkan bahwa logistik yang dibutuhkan, seperti surat suara, sudah mencapai 100 persen. "Saat ini, kami hanya tinggal menyelesaikan beberapa kelengkapan TPS yang masih dalam proses pengepakan untuk persiapan," katanya.
"Saya yakin, sesuai dengan tahapan dan target yang telah ditentukan, semua logistik akan sudah ada di TPS paling lambat H-1 pemungutan suara," ungkapnya. Terlebih lagi, menurutnya, medan di Kota Singkawang relatif mudah dijangkau. "Saya yakin semua akan berjalan dengan lancar," tutupnya. (har)
Editor : A'an