PONTIANAK POST - Sebanyak 36 KK (Kepala Keluarga) atau 119 jiwa warga Kota Singkawang terpaksa dievakuasi akibat tempat tinggal mereka terendam banjir.
"Di Kelurahan Setapuk Besar, Kecamatan Singkawang Utara, ada 17 KK atau 41 jiwa yang dievakuasi ke SDN 81, yang terletak di depan Kantor Lurah," ujar Lurah Setapuk Besar, Kecamatan Singkawang Utara, Lilis Kusianti, Jumat (24/1).
Mereka dievakuasi pada Kamis (23/1) malam, setelah banjir mulai masuk ke rumah mereka. Hingga siang ini, ketinggian banjir yang menggenangi rumah mereka masih bertahan, artinya tidak naik maupun surut.
"Alhamdulillah, BPBD dan Dinas Sosial sudah memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak banjir. Bantuan tersebut berupa makanan dan minuman," tambahnya.
Di tempat terpisah, Ketua Tagana Singkawang, Ferry Samson, mengatakan bahwa sebanyak 19 KK atau 78 jiwa warga yang berasal dari Gang RDKS, Kelurahan Condong, juga dievakuasi ke posko yang berada di samping Kantor Lurah Condong.
"Mereka dievakuasi sejak Kamis (23/1) malam hingga pagi tadi," kata Ferry.
Hal ini disebabkan genangan banjir yang sudah setinggi mata kaki orang dewasa, yang memasuki rumah mereka.
"Pagi ini kami baru mendirikan dapur umum untuk melayani kebutuhan korban banjir yang dievakuasi," ujarnya.
Berdasarkan pantauan Tagana Singkawang, beberapa titik yang terendam banjir antara lain Jalan Pramuka, Jalan Suhada, Lembah Murai, Setapuk Besar, dan Kompleks Pasar Baru. Namun, kondisi banjir yang terjadi di Kompleks Pasar Baru sampai hari ini masih aman. (har)
Editor : Miftahul Khair