PONTIANAK POST - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun laporan evaluasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Aula Mahkota Hotel Singkawang, Kamis (27/2).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan saran dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.
FGD ini mengundang berbagai pihak, termasuk Bawaslu, JPPR, tim pemenangan pasangan calon nomor urut 1, 2, dan 3, Humas Polres Singkawang, Humas Kodim 1202/Skw, Dinas Kominfo, Media Center, Humas Pemkot, Rapensi, Protokol Pemkot Singkawang, serta sejumlah awak media Kota Singkawang.
Anggota KPU Singkawang, Umar Faruk mengatakan, kegiatan ini masih merupakan bagian dari tahapan Pilkada 2024. Setelah penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang terpilih, tahapan selanjutnya adalah melakukan evaluasi guna memperbaiki pelaksanaan pemilu ke depan.
"Evaluasi ini dilakukan untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari publik, khususnya pemangku kepentingan terkait," kata Faruk.
Hasil dari FGD ini akan didiskusikan lebih lanjut di tingkat KPU Provinsi. Setelah rampung, laporan akhir akan disampaikan ke KPU RI untuk dianalisis lebih lanjut.
"Nantinya, hasil evaluasi ini juga akan kami publikasikan agar masyarakat dapat melihat aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki serta apa saja yang harus disempurnakan dalam Pilkada selanjutnya," tambahnya.
Faruk juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta FGD yang telah memberikan saran dan masukan yang sangat berharga bagi KPU Singkawang.
"Kami tidak hanya mengharapkan tanggapan positif, tetapi juga kritik yang konstruktif. Kami ingin mengetahui aspek mana yang masih kurang dan perlu diperbaiki. Itulah yang sebenarnya kami harapkan dari kegiatan FGD ini," pungkasnya. (har)
Editor : A'an