Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Wali Kota Singkawang Ajak Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis, Deteksi Dini Penyakit

Hari Kurniathama • Sabtu, 22 Maret 2025 | 15:06 WIB
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie (TCM) saat meresmikan CKG di UPT Puskesmas Singkawang Tengah I, Jumat (21/3).
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie (TCM) saat meresmikan CKG di UPT Puskesmas Singkawang Tengah I, Jumat (21/3).

 

PONTIANAK POST – Pemerintah Kota Singkawang resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat yang berulang tahun. Program ini secara simbolis diresmikan oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie (TCM), di UPT Puskesmas Singkawang Tengah I, Jumat (21/3).

Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan layanan ini guna mendeteksi dini berbagai penyakit. 

 "Saya mengimbau masyarakat agar tidak ragu melakukan pemeriksaan kesehatan. Program ini gratis, jadi sayang jika dilewatkan. Di luar program ini, biaya check-up cukup besar, jadi manfaatkan dengan baik," ujar Tjhai Chui Mie. 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Singkawang berkomitmen penuh dalam mendukung layanan ini agar dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

"Kami dari Pemkot memberikan dukungan penuh untuk program CKG ini. Masyarakat bisa datang langsung ke 10 puskesmas yang tersebar di 5 kecamatan atau mendaftar secara online maupun melalui WhatsApp di 081278878812," jelasnya. 

Agar layanan ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, Wali Kota meminta Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang untuk meningkatkan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan.

"Targetnya seluruh warga Kota Singkawang bisa memanfaatkan program ini. Oleh karena itu, Dinkes harus aktif mensosialisasikan, misalnya bekerja sama dengan TP PKK agar lebih banyak keluarga yang sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan," tegasnya. 

Menurut laporan yang diterima, jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan CKG sejak Februari masih tergolong rendah. Oleh karena itu, ia meminta evaluasi serta pendekatan lebih proaktif.

"Jika angka peserta masih rendah, kita harus mencari tahu kendalanya. Apakah masyarakat kurang informasi atau mungkin takut melakukan pemeriksaan? Jika perlu, lakukan jemput bola agar layanan ini lebih efektif. Saya juga minta laporan rutin dari setiap fasilitas kesehatan setiap minggunya," ujarnya.

Tjhai Chui Mie berharap program ini dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang menjadi generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.

"Dengan program ini, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan sejak dini dan melakukan pencegahan. Saya juga mengingatkan para orang tua untuk lebih memperhatikan pola makan anak-anak. Kesehatan adalah aset utama, jika anak-anak kita tidak sehat, maka cita-cita Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai," pungkasnya. Sebagai bentuk dukungan langsung, Wali Kota turut mencoba layanan Cek Kesehatan Gratis, mulai dari skrining fisik, pemeriksaan gigi, hingga pengambilan sampel darah di laboratorium. (har)

Editor : Miftahul Khair
#Tjhai Chui Mie #cek kesehatan gratis #deteksi dini