Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Penerbangan Reguler Singkawang Tingkatkan Konsumsi Avtur

Hari Kurniathama • Jumat, 28 Maret 2025 | 14:29 WIB
ILUSTRASI: Penampakan kawasan Bandar Udara Singkawang dari citra udara.
ILUSTRASI: Penampakan kawasan Bandar Udara Singkawang dari citra udara.

PONTIANAK POST – SPBU Pasir Panjang di Singkawang menjadi salah satu titik utama dalam memastikan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) selama periode mudik dan balik Lebaran. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan, Singkawang juga menjadi perhatian lantaran beroperasinya Bandar Udara Singkawang yang telah beroperasi secara reguler.

Selain peningkatan konsumsi BBM selama Lebaran, lonjakan konsumsi avtur juga terjadi seiring beroperasinya Bandara Singkawang, yang menambah rute penerbangan di Kalimantan Barat. "Setiap periode hari besar keagamaan seperti Idulfitri, konsumsi avtur memang meningkat. Namun, kehadiran Bandara Singkawang juga berpotensi meningkatkan konsumsi avtur dalam jangka panjang, tergantung jumlah penerbangan yang dilayani," ujar Edi, kemarin (27/3). 

Secara umum, sntuk mengantisipasi lonjakan permintaan BBM dan LPG di Kalbar, Pertamina menyiapkan tambahan pasokan LPG 3 kg sebanyak 627.200 tabung serta membentuk Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2025, yang aktif sejak 17 Maret hingga 13 April 2025.

Pihaknya memprediksi konsumsi BBM jenis gasolin (Pertalite dan Pertamax) naik 4,9 persen, sementara gasoil (Dexlite dan Biosolar) turun 3,5 persen akibat berkurangnya aktivitas industri selama libur Lebaran. Konsumsi LPG diproyeksikan naik 6,3 persen, sedangkan avtur mengalami kenaikan tertinggi, hingga 10,4 persen, akibat tingginya arus perjalanan udara. 

Untuk menjamin kelancaran suplai energi, Pertamina menyiapkan 179 SPBU beroperasi 24 jam, satu titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, 142 agen LPG, satu unit Pertamina Delivery Service, serta satu SPBU Kantong sebagai stok cadangan. Dengan kesiapan stok, layanan tambahan, serta strategi distribusi yang matang, Pertamina memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan dan Idulfitri 2025.

Terkait bencana banjir di sejumlah daerah, saat ini, distribusi BBM dan LPG di Kalimantan Barat masih berjalan normal, tetapi Pertamina terus memantau kondisi lapangan dan siap menyesuaikan strategi jika terjadi kendala. Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan telah menyiapkan skema alternatif untuk menghadapi potensi kendala distribusi, termasuk dampak banjir di beberapa wilayah Kalimantan Barat, seperti Kapuas Hulu dan Kubu Raya.  "Kami melakukan pemetaan jalur distribusi dan menyiapkan rute alternatif jika jalur utama terdampak banjir. Jika diperlukan, distribusi BBM dan LPG bisa dialihkan melalui jalur sungai menggunakan kapal di sepanjang Sungai Kapuas," pungkasnya. (ars) 

Editor : A'an
#spbu #reguler #Bandar Udara Singkawang #avtur #Pasir Panjang