Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Umat Buddha Singkawang Gelar Karya Bakti dan Tabur Bunga

Hari Kurniathama • Selasa, 6 Mei 2025 | 11:18 WIB
PERINGATAN : Menyambut peringatan Vesakha Sananda 2569 BE/2025, umat Buddha di Kota Singkawang menggelar kegiatan karya bakti dan tabur bunga di Makam Pahlawan Bambu Runcing.
PERINGATAN : Menyambut peringatan Vesakha Sananda 2569 BE/2025, umat Buddha di Kota Singkawang menggelar kegiatan karya bakti dan tabur bunga di Makam Pahlawan Bambu Runcing.

PONTIANAK POST - Menyambut peringatan Vesakha Sananda 2569 BE/2025, umat Buddha di Kota Singkawang menggelar kegiatan karya bakti dan tabur bunga di Makam Pahlawan Bambu Runcing. Kegiatan yang sarat makna ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa, baru-baru ini.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan doa bersama, penghormatan kepada arwah para pahlawan, serta dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga. Bertempat di makam Pahlawan Bambu Runcing, kegiatan ini melibatkan berbagai elemen umat Buddha di Singkawang dan dihadiri oleh Penyelenggara Pendidikan Buddha, Supiro, yang sekaligus memimpin upacara pembukaan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kasi Urusan Agama Buddha, Tjia Kong Min, beserta para pemuka agama dan generasi muda Buddhis.

Dalam sambutan singkatnya, Supiro menyampaikan bahwa karya bakti ini bukan hanya sekadar kegiatan peringatan keagamaan, tetapi juga sebagai bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air.

“Semangat Vesakha tidak hanya tentang perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebajikan, kepedulian, dan nasionalisme. Melalui Karya Bakti ini, kita diajak merenung sekaligus meneladani semangat pengorbanan para pendahulu bangsa,” ujar Supiro.

Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tema perayaan Tri Suci Waisak tahun ini, yaitu “Bersinergi Menuju Pencerahan.” Menurutnya, sinergi antarumat Buddha di Singkawang perlu terus diperkuat agar nilai-nilai Buddhis, seperti cinta kasih dan pengabdian, dapat tetap tumbuh subur di tengah kehidupan masyarakat.

Kegiatan Karya Bakti ini menjadi bukti konkret sinergitas dan kebersamaan umat Buddha di Kota Singkawang dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai kepahlawanan. Selain sebagai penghormatan kepada para kusuma bangsa, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangkitkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menghargai sejarah perjuangan bangsa.

Panitia pelaksana menuturkan bahwa agenda tahunan ini akan terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak kaum muda agar semangat kepahlawanan tetap hidup dan membumi di “Kota Tertoleran” Singkawang.

“Kami berharap tradisi mulia ini senantiasa dijaga, karena selain memperkuat spiritualitas, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kebersamaan lintas generasi,” ungkap salah satu panitia.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan tabur bunga sebagai simbol penghormatan terakhir bagi para pahlawan. Suasana penuh khidmat dan kesakralan turut menggugah hati para peserta untuk terus menguatkan rasa cinta tanah air serta menjunjung tinggi nilai perdamaian dalam kehidupan sehari-hari. (har)

Editor : Hanif
#Pahlawan Yang Gugur #Kota Singkawang #tabur bunga #umat buddha #vesakha sananda #Karya bakti