PONTIANAK POST - Semangat pendidikan dan pengabdian mewarnai Milad ke-51 Pondok Pesantren Pembangunan Ushuluddin Singkawang, yang dirangkaikan dengan acara pelepasan santri kelas IX MTs Ushuluddin Tahun Pelajaran 2024/2025. Kegiatan ini digelar khidmat di Gedung HB Rasnie Terpadu Center Ma’hadi, Selasa (20/5). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Muhlis, hadir langsung bersama Kepala Seksi Pendidikan Islam, Rohmawati, sebagai bentuk dukungan terhadap eksistensi dan kontribusi nyata pondok pesantren dalam dunia pendidikan.
Turut hadir pula Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Sumastro, mewakili Wali Kota Singkawang, serta jajaran Kemenag, para kepala madrasah MTs dan MA se-Kota Singkawang, pengurus yayasan, tokoh agama, mitra perbankan dari BSI dan Bank Kalbar, serta orang tua santri. Dalam sambutannya, Muhlis menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian luar biasa para santri yang berhasil menorehkan prestasi dalam berbagai kompetisi, baik yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, maupun lembaga swasta, bahkan hingga ke tingkat nasional.
“Ini bukti nyata bahwa pesantren bukan sekadar pusat pembinaan keagamaan, tetapi juga kawah candradimuka yang menyiapkan generasi unggul dan berdaya saing,” ujar Muhlis. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di MTs Ushuluddin, serta mendorong mereka untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. “Jangan berhenti di sini. Teruslah belajar dan jadilah cahaya di mana pun kalian berada. Santri hari ini adalah pemimpin masa depan,” pesannya kepada 241 santri yang dilepas secara resmi dalam acara tersebut.
Apresiasi khusus juga disampaikan kepada Pimpinan Ponpes Ushuluddin, Abahda KH Bujang Rasnie, atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membangun dunia pendidikan sejak tahun 1974 melalui jalur pesantren. Acara pelepasan berlangsung penuh haru dan khidmat, menandai berakhirnya satu fase penting dalam perjalanan pendidikan para santri. Momen ini menjadi ajang untuk merayakan kebersamaan, keberhasilan, dan harapan akan masa depan yang lebih cerah. (har)
Editor : Hanif