PONTIANAK POST - Suasana mencekam melanda warga Singkawang Utara saat sebuah rumah semi permanen milik seorang lansia di Jalan Ratu Sepudak, Kelurahan Naram, dilalap api pada Minggu (20/7) sore. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara, mengejutkan masyarakat sekitar dan memicu kepanikan. Namun, berkat aksi cepat dan kerja sama antara warga, tim pemadam kebakaran, serta aparat kepolisian, api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam sejak insiden terjadi.
Peristiwa bermula sekitar pukul 17.10 WIB, saat Farila (64), pemilik rumah, tengah berada di dapur. Ia mengaku mendengar suara aneh sebelum akhirnya terdengar teriakan "kebakaran" dari luar rumah. Api diduga berasal dari korsleting listrik di terminal kabel di kamar cucunya. Dalam hitungan menit, api membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah.
Mendengar adanya kebakaran, personel dari Polres Singkawang bersama Polsek Singkawang Utara langsung bergerak cepat menuju lokasi. Kapolsek Singkawang Utara, AKP Parnadi, S.H., memimpin langsung pengamanan di tempat kejadian. Di tengah keramaian warga dan kemacetan yang sempat terjadi, unit lalu lintas dari Polres Singkawang segera mengatur arus kendaraan guna memastikan jalur bagi mobil pemadam tetap terbuka.
Tak hanya mengamankan area, aparat kepolisian juga ikut serta dalam proses pemadaman dengan membantu menarik selang, menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi, dan menjaga agar warga tidak mendekat ke area berbahaya. Polisi dari berbagai satuan — termasuk Bhabinkamtibmas, SPKT, dan Sabhara — turut serta dalam penanganan insiden ini dengan sigap dan tanggap.
Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi serta satu unit kendaraan dari PLN dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.50 WIB. Meski rumah Farila hangus terbakar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Saya bersyukur petugas cepat datang. Kalau tidak, rumah tetangga saya mungkin ikut terbakar,” kata Wahyuda, warga yang menyaksikan langsung kejadian.
Usai api berhasil dipadamkan, aparat kepolisian bersama tim pemadam melakukan olah tempat kejadian perkara. Garis polisi dipasang, sejumlah barang bukti diamankan, dan para saksi dimintai keterangan guna memastikan penyebab pasti dari kebakaran.
Kapolres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan, S.I.K., melalui Kapolsek Singkawang Utara, menegaskan bahwa reaksi cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam melindungi masyarakat, khususnya saat terjadi kondisi darurat.
“Kami segera menuju lokasi kejadian, membantu warga dan petugas damkar sebisa mungkin. Kami juga menjamin penanganan berjalan aman dan tertib,” ujar AKP Parnadi.
Meskipun musibah ini meninggalkan kesedihan bagi korban, peristiwa tersebut juga menunjukkan semangat gotong royong dan kecepatan respons semua pihak. Kolaborasi antara warga dan aparat menjadi bukti nyata solidaritas dalam menghadapi musibah. (har)
Editor : Hanif