PONTIANAK POST – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan menuju Bandara Singkawang dinilai semakin mengkhawatirkan. Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, meminta BPBD Kota Singkawang segera mengajukan bantuan helikopter water bombing ke BPBD Provinsi Kalimantan Barat.
Permintaan itu disampaikan Muhammadin usai meninjau langsung lokasi kebakaran bersama TNI, Polri, BPBD, Damkar, camat, lurah, dan para relawan. Ia menyebut, ada beberapa titik api yang sulit dijangkau dan membutuhkan penanganan cepat serta masif.
“Untuk itu, saya meminta BPBD Singkawang segera berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalbar guna mengajukan permohonan bantuan tambahan, termasuk helikopter water bombing,” tegasnya, Jumat (25/7).
Peninjauan ini merupakan kali ketiga dilakukan Muhammadin di lokasi karhutla. Ia menyempatkan diri menyapa dan memberikan semangat kepada tim gabungan yang telah bersiaga selama beberapa hari terakhir.
Selain penanganan darurat, Pemerintah Kota Singkawang juga tengah menyiapkan solusi jangka pendek guna mencegah karhutla di masa mendatang. Salah satunya adalah pembuatan sumur bor di titik-titik rawan kebakaran untuk menjamin ketersediaan air saat musim kemarau.
Dalam kesempatan itu, Muhammadin kembali mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini membuat api sangat mudah menyebar dan bisa mengancam keselamatan, bahkan mengganggu aktivitas penerbangan di sekitar bandara. (har)
Editor : Miftahul Khair