Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

11 Santri Singkawang Akan Berlaga di MQK Provinsi, Targetkan Prestasi dan Jaga Tradisi Pesantren

Hari Kurniathama • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 13:34 WIB
Kepala Kemenag Kota Singkawang, H. Muhlis berfoto bersama bersama 11 santri yang akan berlaga pada MQK 2025.
Kepala Kemenag Kota Singkawang, H. Muhlis berfoto bersama bersama 11 santri yang akan berlaga pada MQK 2025.

PONTIANAK POST – Sebanyak 11 santri perwakilan Kota Singkawang siap berlaga pada Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2025 yang digelar secara daring pada 6–7 Agustus 2025.

Mereka terdiri dari 8 santri Pondok Pesantren Asy-Syafi’iyah dan 3 santri Pondok Pesantren Nurusshibyan, didampingi langsung ustadz dan ustadzah masing-masing. Pembukaan MQK diikuti secara daring melalui Zoom Meeting, dengan titik kumpul Kota Singkawang terpusat di Operation Room Kantor Kemenag Singkawang.

Kepala Kantor Kemenag Kota Singkawang, H. Muhlis, didampingi Kasi Pendidikan Islam (Pendis), Hj. Rohmawati, dan staf Pendis, turut hadir memberikan dukungan langsung.

“Santri adalah aset bangsa. Dengan literasi kitab kuning, mereka tidak hanya mewarisi ilmu ulama terdahulu, tetapi juga menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin dalam kehidupan masyarakat,” tegas Muhlis.

Ketua Panitia, H. Nahruji, menjelaskan bahwa MQK bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan antarsantri, dan meningkatkan kualitas kajian kitab kuning—ciri khas dan kekuatan pesantren.

Tahun ini, MQK Provinsi Kalbar diikuti 75 santri dari tujuh kabupaten/kota, hasil seleksi ketat tingkat daerah pada 17–19 Juni 2025. Hanya juara pertama tiap cabang yang akan mewakili Kalbar di MQK Nasional ke-8 di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, 1–7 Oktober 2025.

Kegiatan dibuka resmi oleh Kakanwil Kemenag Kalbar, H. Muhajirin Yanis, yang menegaskan bahwa MQK adalah barometer keberhasilan pesantren dalam melahirkan generasi tangguh. “Ini bukan sekadar lomba, tetapi sarana evaluasi apakah santri memenuhi standar lulusan pesantren yang unggul dalam literasi keagamaan,” ujarnya.

Menutup acara, Kasi Pendis Kemenag Singkawang, Hj. Rohmawati, memberi motivasi kepada santri.

“Menang atau tidak bukan tujuan utama. Yang penting, kalian sudah menunjukkan semangat luar biasa. Kalian adalah kebanggaan Kota Singkawang.” Dengan semangat membara, para santri Singkawang siap tampil maksimal demi mengharumkan nama daerah di panggung provinsi dan nasional. (har)

Editor : Miftahul Khair
#prestasi #provinsi #santri #Musabaqah Qiraatil Kutub #singkawang