PONTIANAK POST – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, resmi dikukuhkan sebagai Bunda Literasi dan Bunda Guru Kota Singkawang dalam acara yang digelar di Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (20/11). Pengukuhan serupa juga dilakukan bagi perwakilan kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Barat.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Acara dimulai dengan pelantikan Erlina Ria Norsan sebagai Bunda Guru dan Bunda Literasi Provinsi Kalimantan Barat, yang ditandai dengan pemasangan selempang kehormatan. Setelah itu, Erlina secara simbolis memasangkan selempang kepada Bunda Guru dan Bunda Literasi dari 14 kabupaten/kota, termasuk kepada Tjhai Chui Mie.
Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa peran seorang ibu sangat vital dalam keluarga dan masyarakat, terutama dalam membangun fondasi pendidikan dan literasi sejak dini. "Ibu adalah madrasah pertama dalam keluarga, peranannya sangat penting. Kehadirannya diharapkan menjadi motivator bagi guru," ujar Gubernur.
Ria Norsan juga menekankan bahwa peran Bunda Literasi bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai penggerak dalam menumbuhkan kegemaran membaca di masyarakat melalui inspirasi, motivasi, dan aksi nyata. Sementara peran Bunda Guru berfokus pada pembinaan, pendampingan, dan pengawasan layanan pendidikan di daerah.
Sementara itu, Tjhai Chui Mie mengungkapkan harapannya agar generasi muda Singkawang dapat mencintai budaya literasi. Ia menegaskan bahwa membangun budaya membaca bukan hanya tugas sekolah, tetapi juga tugas keluarga dan lingkungan. "Bukan hanya tugas sekolah, namun juga lingkungan dan keluarga," tegasnya.
Tjhai Chui Mie menambahkan bahwa melalui budaya literasi, generasi muda akan lebih memahami sejarah bangsa dan dunia pengetahuan, yang akan menjadi bekal hidup mereka. Ia juga berkomitmen untuk menyusun program-program untuk menumbuhkan budaya literasi dengan melibatkan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tidak hanya dari Perpustakaan dan Kearsipan, tetapi juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang. (har)
Editor : Hanif