Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Perayaan Natal Singkawang 2025: Kasih, Kedamaian, dan Kebersamaan Antar Umat

Hari Kurniathama • Rabu, 17 Desember 2025 | 07:35 WIB

 

DIABADIKAN: Foto bersama  pembukaan Perayaan Natal Kota Singkawang 2025 di di Stadion Kridasana pada Senin (15/12) sore.
DIABADIKAN: Foto bersama pembukaan Perayaan Natal Kota Singkawang 2025 di di Stadion Kridasana pada Senin (15/12) sore.

PONTIANAK POST – Perayaan Natal Umat Kristen Kota Singkawang Tahun 2025 digelar meriah di Stadion Kridasana pada Senin (15/12) sore. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, H. Muhlis, turut menghadiri pembukaan Ibadah dan Perayaan Natal yang mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24). Tema ini menekankan nilai kasih, kedamaian, dan penguatan ikatan keluarga dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Muhlis menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan umat Kristiani atas keberhasilan menggelar perayaan Natal yang penuh makna. Ia menilai kegiatan ini sebagai bukti kuatnya keharmonisan dan toleransi dalam kehidupan beragama di Kota Singkawang.

“Perayaan Natal yang dilaksanakan di ruang terbuka ini menunjukkan kuatnya toleransi dan kebersamaan di Singkawang. Ini menjadi energi positif untuk menjaga kota ini sebagai kota toleran,” ujar Muhlis, seraya optimis Singkawang dapat kembali meraih predikat Kota Paling Toleran di Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, yang mewakili Wali Kota Singkawang, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, Sekda mengajak seluruh umat Kristiani untuk menjadikan Natal sebagai momen memperkuat kasih dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

“Natal bukan hanya perayaan seremonial, tetapi momen untuk merenungkan kelahiran Yesus Kristus sebagai sumber kasih dan keselamatan. Nilai kasih dan kerendahan hati Kristus diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sekda, mengajak umat untuk terus mengamalkan nilai-nilai tersebut.

Dwi Yanti juga mengapresiasi perayaan Natal yang berlangsung dalam suasana penuh kebahagiaan dan damai. Ia menilai acara ini sebagai wujud nyata kebersamaan serta toleransi antarumat beragama di Singkawang. Lebih lanjut, Sekda mengajak umat Kristen untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah, menjadikan semangat Natal sebagai dorongan untuk peduli terhadap sesama, serta menjaga sikap saling menghargai di tengah masyarakat.

Ketua Panitia Perayaan Natal, Messi Tandora, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini menjadi momentum istimewa karena untuk pertama kalinya dilakukan secara serentak dan terbuka, melibatkan seluruh gereja-gereja se-Kota Singkawang. Selain ibadah, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan stand kuliner Natal dan produk khas Singkawang, yang turut menggerakkan ekonomi masyarakat.

Rangkaian acara pada 15–16 Desember diisi dengan Festival Perayaan Natal Gereja-Gereja Kota Singkawang, dengan pembukaan yang berlangsung dari pukul 16.00–17.30 WIB dan dilanjutkan dengan festival hingga malam hari. Festival dilanjutkan pada Selasa (16/12) dengan berbagai hiburan dan doorprize menarik, termasuk sepeda listrik. Puncak acara, pada Rabu (17/12), akan menghadirkan Festival Natal siang hari dan Malam Puncak Ibadah Natal dengan pengkhotbah nasional, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, pada pukul 18.00–23.00 WIB. (har)

Editor : Hanif
#kasih #toleransi #Perayaan Natal #Kota Singkawang