PONTIANAK POST - Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti berharap musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) dapat menghasilkan rencana pembangunan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal itu ungkapkannya saat membuka Musrenbang RKPD Kota Singkawang Tahun 2027 tingkat kecamatan di Aula Kantor Camat Singkawang Timur, Senin (9/2).
Dwi Yanti yang hadir mewakili Wali Kota Singkawang menyampaikan bahwa forum Musrenbang merupakan wadah strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya, usulan kegiatan yang disusun harus benar-benar berorientasi pada kebutuhan riil di lapangan.
Dalam arahannya, Sekda menyoroti kondisi Kecamatan Singkawang Timur yang memiliki tantangan pembangunan cukup kompleks. Berdasarkan data yang ada, wilayah ini tercatat memiliki angka kemiskinan tertinggi di Kota Singkawang.
"Kecamatan ini tercatat sebagai wilayah dengan angka kemiskinan tertinggi di Kota Singkawang yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat," ungkapnya.
Dia menekankan, pentingnya kolaborasi dan partisipasi aktif semua pihak untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Singkawang Timur.
Meski menghadapi tantangan ekonomi, ia optimistis potensi wilayah ini sangat besar, terutama pada sektor pertanian dan pariwisata berbasis alam dan penguatan kearifan lokal.
"Salah satu potensi unggulan yang terus dikembangkan adalah Kawasan Agro Eduwisata Nyarumkop, termasuk Saung Timur, yang memadukan aktivitas pembelajaran, pemberdayaan ekonomi masyarakat serta penguatan identitas Singkawang Timur sebagai kawasan wisata berbasis pertanian dan kearifan lokal," ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah Kota Singkawang, Camat Singkawang Timur, para lurah se-Kecamatan Singkawang Timur, jajaran Forkopimcam, serta tokoh masyarakat setempat.(har)
Editor : Hanif