Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

598 Siswa Meriahkan Lomba Belarak dan Khataman Al-Quran di Singkawang

Hari Kurniathama • Jumat, 13 Februari 2026 | 10:45 WIB

 

PEMBUKAAN: Suasana pembukaan Lomba Belarak dan Khataman Alquran, Kamis (12/2). Kegiatan dipusatkan di Masjid Raya dan Rumah Adat Melayu Singkawang.
PEMBUKAAN: Suasana pembukaan Lomba Belarak dan Khataman Alquran, Kamis (12/2). Kegiatan dipusatkan di Masjid Raya dan Rumah Adat Melayu Singkawang.

PONTIANAK POST - Sebanyak 598 siswa yang berasal dari 23 SMP-MTs se-Kota Singkawang mengikuti lomba Belarak dan Khataman Alquran yang dipusatkan di Masjid Raya dan Rumah Adat Melayu Singkawang, Kamis (12/2). 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, Asmadi mengatakan, dalam penyelenggaraan lomba ini, pihaknya bekerja sama dengan puak-puak melayu dan Kemenag Singkawang dalam rangka menyambut dan memeriahkan bulan suci Ramadan 1447 H.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menambah khazanah kegiatan kita yang mana Singkawang ini sebagai kota pariwisata. Iinilah salah satu bentuk kontribusi dari Dinas Pendidikan Singkawang dan puak-puak melayu di bawah DPD MABM Singkawang,” katanya.

Menurut Asmadi, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana apresiasi bagi peserta didik yang telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an.

“Belarak dan Khataman Al-Qur’an ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari upaya membentuk generasi Qur’ani sejak usia sekolah. Kita memberikan penghargaan kepada anak-anak yang sudah khatam, sekaligus memotivasi agar seluruh peserta didik muslim memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an,” ujarnya.

 Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab memastikan peserta didik, khususnya di jenjang SMP/MTs, tidak ada lagi yang belum mampu membaca Al-Qur’an. Karena itu, kegiatan ini juga menjadi penguatan komitmen bersama antara pemerintah, sekolah, dan orang tua.

Dia berharap kegiatan ini bisa berlanjut dan masih banyak lagi event yang akan dilaksanakan oleh puak-puak melayu. Dalam waktu dekat juga akan digelar Pawai Obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. 

"Mari kita bangun Kota Singkawang sesuai potensi kearifan lokal etnis-etnis yang ada. Kejayaan dan kemajuan Kota Singkawang untuk mewujudkan visi misi Wali Kota yaitu Singkawang Hebat, Singkawang Juara," katanya.

Asmadi menyebutkan kegiatan terselenggara berkat kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama POM, MSB, serta dukungan Kementerian Agama. Ia juga menyebutkan, penguatan nilai religius melalui budaya Melayu juga menjadi bagian dari kearifan lokal Kota Singkawang yang terdiri dari 17 paguyuban etnis, dengan tiga pilar utama yakni Melayu, Dayak, dan Tionghoa.

“Singkawang dibangun atas semangat kebersamaan dan toleransi. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi kita dalam meramu potensi budaya dan religius menjadi kekuatan pembangunan daerah,” ujarnya. (har)

Editor : Hanif
#khataman Al Quran #Ramadan 1447 H #Lomba Belarak #singkawang #siswa