Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jelang Festival Cap Go Meh Singkawang 2026, Sejumlah Hotel di Singkawang Nyaris Penuh

Hanif PP • Sabtu, 28 Februari 2026 | 10:55 WIB

 

MERIAH: Salah satu suasana kemeriahan rangkaian perayaan Tahun Baru Umlek 2577 dan Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang.
MERIAH: Salah satu suasana kemeriahan rangkaian perayaan Tahun Baru Umlek 2577 dan Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang.

PONTIANAK POST - Lonjakan wisatawan menjelang Festival Cap Go Meh 2026 mulai terasa di Singkawang. Sejumlah hotel dilaporkan telah habis dipesan, menandakan tingginya minat pengunjung terhadap agenda budaya tahunan tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Singkawang, Mokhlis, mengatakan secara keseluruhan terdapat 47 hotel yang siap menampung wisatawan selama perayaan Cap Go Meh. Namun, beberapa di antaranya sudah penuh dipesan sejak beberapa hari terakhir.

“Beberapa hotel yang sudah penuh antara lain Swiss-Belinn Singkawang, Hotel Mahkota Singkawang, Hotel Sentosa Singkawang, Hotel Hongkong Inn Singkawang, Hotel Cyndhai Singkawang, Hotel City Room Singkawang, dan Bobo Inn Singkawang,” ujarnya di Singkawang, Jumat (27/2).

Mokhlis menjelaskan, meskipun masih ada hotel yang menyediakan kamar, tingkat hunian diperkirakan terus meningkat seiring mendekati puncak perayaan Cap Go Meh pada 3 Maret mendatang.

Ia memprediksi Festival Cap Go Meh kembali menarik lonjakan wisatawan domestik maupun mancanegara, seperti tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, momentum ini selalu memberi dampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat. “Cap Go Meh memberikan efek positif bagi sektor perhotelan, kuliner, hingga UMKM. Ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal,” katanya.

Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Singkawang mengimbau wisatawan yang berencana datang agar segera melakukan pemesanan kamar untuk menghindari kehabisan tempat menginap. Pihaknya juga terus memantau ketersediaan kamar dan siap membantu wisatawan memperoleh informasi hotel yang masih memiliki kapasitas.

Mokhlis menilai meningkatnya okupansi hotel menjadi indikator positif pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata daerah, sekaligus memperkuat posisi Singkawang sebagai destinasi unggulan berbasis budaya dan toleransi di Kalimantan Barat. (ant)

Editor : Hanif
#hotel #Festival #cap go meh 2026 #singkawang #okupansi