PONTIANAK POST – Polres Singkawang terus menghadirkan pendekatan humanis dalam penegakan hukum, salah satunya melalui kegiatan pembinaan rohani bagi para tahanan. Program ini menjadi bagian dari upaya memberikan penguatan mental dan spiritual bagi mereka yang sedang menjalani proses hukum.
Kegiatan pembinaan rohani tersebut dilaksanakan di Rumah Tahanan Polres Singkawang pada Jumat (6/3). Dalam kegiatan itu, para tahanan yang beragama Nasrani mendapatkan siraman rohani dari sejumlah pendeta.
Para pendeta yang hadir berasal dari Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, yakni Angelina Onga, Ester Diana, Widyarsih, dan Topia. Mereka memberikan bimbingan rohani sekaligus motivasi kepada para tahanan agar tetap memiliki harapan dan semangat untuk memperbaiki diri.
Dalam kegiatan tersebut, pembinaan rohani mengangkat tema “Harus Lahir Baru” yang diambil dari ayat Alkitab 2 Korintus 5:7. Kegiatan ini diikuti oleh tiga orang tahanan Polres Singkawang yang beragama Nasrani.
Baca Juga: Pemkot Singkawang Pastikan Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Aman dan Sudah Dibayar
Melalui kegiatan ini, para tahanan diharapkan dapat melakukan refleksi diri, memperkuat iman, serta memiliki motivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan proses hukum.
Polres Singkawang menegaskan bahwa kegiatan pembinaan rohani tersebut tetap dilaksanakan dengan memperhatikan standar operasional prosedur (SOP) perawatan dan pengamanan tahanan sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri.
Kegiatan pembinaan spiritual ini menjadi salah satu bentuk perhatian kepolisian terhadap aspek kemanusiaan, sekaligus memberikan ruang bagi para tahanan untuk memperbaiki diri secara moral dan spiritual. (*)
Editor : Miftahul Khair