Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sebanyak 115 PNS Singkawang Masuki Purnatugas, Pemkot Mantapkan Kesiapan Administrasi

Hari Kurniathama • Jumat, 10 April 2026 | 10:35 WIB
PEMBEKALAN: Pemkot Singkawang bersama PT Taspen dan Bank Kalbar Cabang Singkawang melakukan pembekalan kepada 115 PNS yang bakal pension di Ruang Basement Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (9/4). (ISTIMEWA)
PEMBEKALAN: Pemkot Singkawang bersama PT Taspen dan Bank Kalbar Cabang Singkawang melakukan pembekalan kepada 115 PNS yang bakal pension di Ruang Basement Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (9/4). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang membekali 115 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dijadwalkan memasuki masa purnatugas pada tahun 2027. Pembekalan ini bertujuan untuk memantapkan kesiapan administrasi, pemahaman hak keuangan, hingga peluang kewirausahaan pascapensiun.

Kegiatan yang melibatkan PT Taspen dan Bank Kalbar Cabang Singkawang tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, di Ruang Basement Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (9/4).

Dalam arahannya, Muhammadin menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas. Menurutnya, fase purna tugas justru menjadi babak baru yang memerlukan perencanaan matang, terutama terkait pengelolaan keuangan dan tertib administrasi.

"Pemkot Singkawang berkolaborasi dengan PT Taspen dan Bank Kalbar untuk memberikan pembekalan komprehensif. Materi tidak hanya soal mekanisme pembayaran pensiun, tetapi juga optimalisasi Tabungan Hari Tua (THT) agar dapat dimanfaatkan secara bijak dan produktif," ujar Muhammadin.

Baca Juga: Pemilik Odong-Odong di Singkawang Sepakat Beralih ke Angkutan Wisata Roda Empat, Masa Transisi Enam Bulan

Muhammadin mengingatkan para calon pensiunan untuk memperhatikan sejumlah hak yang akan diterima, mulai dari kenaikan pangkat pengabdian, THT, gaji pensiun, hingga tabungan perumahan dari BP Tapera. Kelancaran pencairan hak-hak tersebut sangat bergantung pada kedisiplinan administrasi sejak dini.

Ia menekankan pentingnya proses autentikasi rutin melalui aplikasi Andal milik Taspen. Langkah ini wajib dilakukan secara berkala guna memastikan gaji pensiun tetap tersalurkan setiap bulan tanpa kendala pemblokiran.

"Jangan lupa melakukan autentikasi setiap bulan agar hak bapak dan ibu tidak terblokir. Selain itu, saya berpesan agar tetap menjaga semangat kerja dan memberikan kontribusi terbaik hingga hari terakhir pengabdian," tegasnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Singkawang, Sutiarno, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan. Sebelumnya, pembekalan serupa telah diberikan kepada ASN yang akan pensiun pada 2026.

"Kami ingin memberikan kemudahan bagi PNS dalam memahami mekanisme pensiun. Selain urusan teknis ketaspenan, kami juga menghadirkan materi kewirausahaan agar para pensiunan tetap memiliki aktivitas produktif," jelas Sutiarno.

Baca Juga: Sekda Harisson Ajak INKINDO Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Kalbar

Berdasarkan data BKPSDM, sebanyak 115 PNS yang akan purnatugas pada 2027 tersebut terdiri dari berbagai jenjang jabatan, yakni: 5 orang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT); 11 orang Jabatan Administrator; 7 orang Jabatan Pengawas; 51 orang Jabatan Fungsional Guru; 13 orang Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan; 8 orang Jabatan Fungsional Teknis; dan 20 orang Jabatan Pelaksana.

Sutiarno berharap, menjelang masa akhir pengabdian, dedikasi para PNS dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak memudar. "Memasuki masa purna tugas diharapkan tidak mengurangi semangat kerja, melainkan memperkuat pengabdian terakhir bagi pembangunan Kota Singkawang," pungkasnya. (har)

Editor : Hanif
#Purnatugas #pemkot singkawang #pns #peluang usaha #singkawan