Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pangdam Tanjungpura Tegaskan Seleksi Bintara TNI AD Transparan dan Berbasis Digital

Hari Kurniathama • Kamis, 11 Juni 2026 | 11:17 WIB
Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, memimpin Sidang Penerimaan Caba PK TNI AD di Rindam XII/Tpr. (ISTIMEWA)
Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, memimpin Sidang Penerimaan Caba PK TNI AD di Rindam XII/Tpr. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Sebanyak 210 peserta mengikuti Sidang Penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 tingkat Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Kodam XII/Tanjungpura yang dipimpin langsung Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito di Rindam XII/Tanjungpura, Singkawang, Selasa (9/6).

Sidang tingkat pusat tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan proses seleksi calon prajurit berlangsung objektif, transparan, dan akuntabel guna menjaring sumber daya manusia terbaik bagi TNI Angkatan Darat.

Rekrutmen Berbasis Teknologi

Dalam amanat tertulis Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Darat (Aspers Kasad) Mayjen TNI I Wayan Suarjana yang dibacakan Pangdam XII/Tanjungpura, TNI AD terus melakukan pembenahan sistem rekrutmen agar lebih modern dan terpercaya.

Menurut Pangdam, digitalisasi menjadi salah satu fokus utama dalam proses penerimaan prajurit, termasuk melalui pengunggahan hasil seleksi secara real time ke server Panitia Pusat dan penerapan sistem Computer Assisted Test (CAT) pada tes psikologi.

Baca Juga: BKPSDM Singkawang Raih Penghargaan BKN Berkat Inovasi Pengelolaan ASN Profesional

“Digitalisasi dan transparansi kini menjadi fokus utama kami. Mulai dari pengunggahan hasil seleksi secara langsung real time ke server Panitia Pusat hingga penerapan sistem Computer Assisted Test (CAT) pada tes psikologi,” ujar Pangdam saat membacakan amanat Aspers Kasad.

Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi kecurangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses rekrutmen prajurit TNI AD.

Utamakan Kualitas dan Integritas

Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menegaskan seluruh tim penguji harus memastikan setiap keputusan kelulusan didasarkan pada hasil seleksi yang objektif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, TNI AD tidak hanya membutuhkan calon prajurit yang unggul secara fisik dan akademik, tetapi juga memiliki karakter, loyalitas, serta kesiapan mental dalam menjalankan tugas negara.

“Calon yang terpilih harus memiliki karakter tangguh, loyalitas tinggi serta kesiapan mental untuk mengabdi. Saya minta seluruh panitia menjaga ketelitian administrasi dan patuh pada prosedur,” tegasnya.

Baca Juga: Kelangkaan LPG 3 Kg Bikin Warga Kapuas Hulu Kesulitan Memasak dan Penuhi Kebutuhan Harian

Pangdam juga mengingatkan seluruh panitia agar menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.

Menunggu Verifikasi Tingkat Pusat

Hasil sidang di tingkat Sub Panpus belum bersifat final karena masih harus melalui tahapan verifikasi akhir di tingkat Panitia Pusat TNI AD.

Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta menjaga kerahasiaan hasil seleksi hingga pengumuman resmi diterbitkan oleh Panitia Pusat.

Melalui sistem seleksi yang semakin profesional dan berbasis teknologi, Kodam XII/Tanjungpura bersama TNI AD berupaya melahirkan prajurit-prajurit berkualitas yang siap mengabdi dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (har)

 

Editor : Hanif
#seleksi bintara #transparan #digital #PANGDAM XII TANJUNGPURA #tni ad