Warga beramai-ramai meluapkan kekesalan mereka di Facebook karena aktivitas mereka terganggu akibat mati lampu yang berlangsung berjam-jam tanpa adanya konfirmasi awal dari pihak PLN.
Keluhan keras salah satunya datang dari akun Eko Gunawan. Ia mempertanyakan transparansi pihak PLN dan menuntut adanya kompensasi adil bagi pelanggan.
Baca Juga: FKP Singkawang Timur Pangkas Persyaratan Layanan Demi Permudah Administrasi Masyarakat
"Kalau sudah begini harusnya kami mendapatkan kompensasi dong. Masak lampu padam dari siang tidak ada konfirmasi apa-apa, sedangkan kalau telat bayar pasti dikenakan denda," tulis Eko kesal.
Ia bahkan sempat berseloroh ingin menumpang ke rumah warga lain yang listriknya masih menyala demi bisa menikmati pendingin ruangan (AC).
Kondisi ini juga mengejutkan warga yang wilayahnya selama bertahun-tahun dikenal aman dari pemadaman. Akun Habyansyah, warga kawasan Sungai Garam, mengaku ini adalah pengalaman pertamanya merasakan mati lampu pada malam hari setelah sekian lama.
"Setelah bertahun-tahun di Singkawang, alias di Sungai Garam, tidak pernah padam lampu pas malam. Akhirnya hari ini merasakannya juga. Ada yang tahu kenapa akhir-akhir ini sering mati lampu di Singkawang?" tanyanya dalam bahasa daerah.
Baca Juga: Manfaat Matikan Lampu Saat Tidur: Bisa Tingkatkan Energi dan Kulit Sehat, Ini Alasannya!
Ketidakpastian mengenai penyebab padamnya aliran listrik ini membuat masyarakat mendesak pihak manajemen PLN untuk segera memberikan penjelasan resmi. Akun Umar Faruk menduga bahwa pemadaman ini terjadi serentak di seluruh penjuru kota.
"Sebagian besar, bisa jadi seluruh Singkawang lampu padam, ada apa ya? Nunggu klarifikasi permohonan maaf pejabat PLN yang terhormat," sindir Umar Faruk dalam statusnya.
Durasi Pemadaman Bervariasi di Tiap Wilayah
Berdasarkan pantauan dari status warga, durasi pemadaman listrik di setiap wilayah tampak bervariasi, namun rata-rata memakan waktu hingga lebih dari 7 jam. Akun Rika Antika Ika menyebutkan bahwa di daerahnya listrik sempat padam dari pagi pukul 08.00 dan baru kembali menyala pada pukul 15.00 WIB.
Sementara itu, di wilayah lain seperti Roban, kondisi gelap gulita justru bertahan hingga malam hari. Akun Nies Zakia Alkamila sempat membuat status untuk mendata wilayah mana saja yang terdampak.
"Absen dulu, di mana saja yang mati lampu? Saya: Roban, Singkawang dari jam 3 sore belum nyala nih," tulisnya pada malam hari saat pemadaman masih berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, tagar #SingkawangGelap terpantau mulai ramai digunakan oleh warganet. Masyarakat Singkawang berharap pihak PLN segera mengatasi gangguan yang terjadi dan memberikan klasifikasi terbuka mengenai penyebab pemadaman total ini agar situasi tidak semakin simpang siur. (har)
Editor : Miftahul Khair