PONTIANAK POST - Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Jalan Lubuk Baho, Gang Lubuk Baho 1, Kelurahan Sanggau Kulor, Kecamatan Singkawang Timur, kini tuntas. Jembatan ini mempermudah mobilitas sekitar 220 warga, terutama akses anak-anak menuju sekolah dan masyarakat yang beraktivitas menuju kebun.
Jembatan sepanjang 7 meter dengan lebar 2 meter itu selesai dibangun pada Rabu (26/8/2026). Pembangunan dilakukan selama tujuh hari, 19–25 Agustus 2026, melalui gotong-royong anggota Polsek Singkawang Timur bersama masyarakat setempat.
Kehadiran jembatan baru tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jembatan sebelumnya yang rusak. Keterlibatan langsung personel Polri bersama masyarakat menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses yang lebih aman dan layak.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Gambut Singkawang Capai 13,5 Hektare, Pemadaman Masuk Hari Keenam Dibantu Helikopter
Bagi masyarakat Sanggau Kulor, manfaat jembatan tersebut dirasakan langsung. Sehari setelah jembatan rampung, sejumlah warga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Singkawang atas dukungan pembangunan jembatan yang menjadi akses penting bagi aktivitas sehari-hari mereka.
Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan, S.I.K., melalui Kasihumas Polres Singkawang Iptu Hidayatno menyampaikan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud kehadiran Polri yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara Polri dan masyarakat menjadi kekuatan penting untuk menghadirkan solusi atas persoalan akses sekaligus memperkuat kemitraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari Program Jembatan Merah Putih Presisi Polri. Secara nasional, program tersebut telah mencapai 895 jembatan di 30 wilayah Polda, dengan 874 di antaranya telah selesai. Secara keseluruhan, program tersebut memiliki total panjang jembatan sekitar 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 2 juta masyarakat.(*)
Editor : Miftakhair