Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, Polres Singkawang Siapkan Dua Sumur Bor

Hari Kurniathama • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 13:19 WIB
Pembangunan dua sumur bor di Singkawang Utara untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat.
Pembangunan dua sumur bor di Singkawang Utara untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat.

PONTIANAK POST – Polres Singkawang menyiapkan dua sumur bor di Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan bersama Kabagops AKP Budi Ristanto, Kapolsek Singkawang Utara AKP Sobitun, Kasi Humas IPTU Hidayatno, dan Kasi Propam AKP Nasehudin meninjau pembangunan dan pemanfaatan dua sumur bor tersebut, Jumat (4/9).

Kapolres mengatakan, sumur pertama berada di Jalan Senen dengan kedalaman sekitar 22 meter. Sementara sumur kedua berada di Jalan Sungai Bulan dengan kedalaman sekitar 21 meter.

Baca Juga: Karhutla di Singkawang Utara Hanguskan 32,5 Hektare Lahan Gambut, Sudah Berlangsung 14 Hari

“Kedua sumur bor tersebut berada di Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara. Sumur pertama dibangun di Jalan Senen dengan kedalaman sekitar 22 meter, sedangkan sumur kedua berada di Jalan Sungai Bulan dengan kedalaman sekitar 21 meter,” kata Kapolres.

Kedua fasilitas tersebut disiapkan sebagai sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus alternatif sumber air untuk mendukung pemadaman apabila terjadi karhutla di wilayah sekitar.

Menurut Kapolres, ketersediaan air menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca kering.

“Karena itu, pemanfaatan sumur bor untuk kebutuhan air bersih masyarakat menjadi bentuk nyata kepedulian Polres Singkawang dalam menghadirkan solusi yang dapat dirasakan langsung oleh warga, terutama masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga: Kualitas Udara Singkawang Tidak Sehat, Warga Diminta Pakai Masker

Dalam penanganan karhutla, ketersediaan sumber air juga menjadi salah satu faktor untuk mempercepat pemadaman dan pendinginan. Sumur bor di lokasi strategis dapat menjadi sumber air alternatif bagi personel gabungan ketika menghadapi kebakaran lahan, terutama apabila sungai atau parit sulit dijangkau maupun mengalami penyusutan akibat musim kemarau.

“Langkah tersebut sekaligus memperkuat prinsip bahwa penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika api sudah membesar, tetapi harus dipersiapkan sejak dini,” ungkapnya.

Kapolres menegaskan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat terus dimanfaatkan dalam jangka panjang. Pemeriksaan dan pemeliharaan berkala terhadap pompa, pipa, instalasi listrik, serta sarana pendukung lainnya perlu dilakukan untuk memastikan sumur bor selalu siap digunakan.

“Dua sumur bor yang dibuat ini diharapkan tidak hanya menjadi sumber air bersih saja, tapi juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan lingkungan yang lebih tangguh menghadapi kekeringan dan Karhutla di Kota Singkawang,” harapnya. (har)

 

Editor : Hanif
polres singkawang kekeringan sumur bor karhutla Air Bersih