ISPU Membaik, Sekolah Singkawang Kembali Terapkan Tatap Muka Penuh Mulai 28 September

Uray Ronald • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 18:22 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi. (MC)

 

PONTIANAK POST — Pemerintah Kota Singkawang kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) penuh di seluruh satuan pendidikan mulai Senin (28/9/2026), setelah kualitas udara menunjukkan perbaikan dalam tiga hari terakhir.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) selama 25-27 September 2026.

“Berdasarkan hasil pemantauan selama tiga hari, kualitas udara menunjukkan perbaikan. Pada 25 dan 26 September, ISPU berada di angka 98 µg/m³ dengan kategori sedang. Kemudian pada 27 September turun menjadi 19 µg/m³ atau masuk kategori baik,” kata Asmadi, Minggu (27/9/2026).

Baca Juga: ISPU Turun ke 71, Sekolah Singkawang Kembali Tatap Muka

PTM Penuh Berlaku di Seluruh Satuan Pendidikan

Dengan membaiknya kualitas udara, PTM penuh kembali diterapkan bagi seluruh satuan pendidikan di Kota Singkawang.

Kebijakan tersebut mencakup jenjang PAUD, SD/MI, SMP/MTs, pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), hingga lembaga kursus.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Singkawang juga sempat menerapkan penyesuaian pembelajaran karena kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

Pada 23 September, ISPU Singkawang tercatat 135 atau masuk kategori tidak sehat sehingga PTM digelar secara terbatas mulai 24 September. 

PermenLHK Nomor P.14 Tahun 2020 menetapkan ISPU 1-50 sebagai kategori baik dan 51-100 sebagai kategori sedang. Dengan demikian, angka 19 yang dilaporkan pada 27 September berada dalam rentang kategori baik. 

Baca Juga: PDR Diperpanjang di Singkawang, Siswa Belajar dari Rumah tetapi Guru Tetap Masuk Sekolah

Kesehatan Siswa Tetap Jadi Perhatian

Meski pembelajaran kembali berlangsung normal, Disdikbud Singkawang meminta seluruh satuan pendidikan tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekolah.

“Protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat tetap harus diterapkan. Kita ingin proses pembelajaran berjalan normal, tetapi kesehatan peserta didik, guru dan seluruh warga sekolah tetap menjadi perhatian,” kata Asmadi.

Sekolah juga diminta tetap memperhatikan kondisi kesehatan siswa dan tenaga pendidik selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Langkah tersebut penting karena kualitas udara dapat berubah mengikuti kondisi kabut asap.

Pemerintah Kota Singkawang sebelumnya juga menegaskan bahwa kebijakan PTM dapat disesuaikan kembali apabila kualitas udara kembali memburuk. 

Baca Juga: Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Singkawang Beralih Daring

Kebijakan PTM Masih Tentatif

Asmadi mengatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan kualitas udara di Kota Singkawang.

“Kebijakan PTM penuh ini bersifat tentatif dan dapat dievaluasi kembali berdasarkan kondisi kualitas udara serta perkembangan di lapangan,” ujarnya.

Dengan kebijakan tersebut, kegiatan belajar mengajar di Singkawang kembali berjalan secara penuh mulai Senin 28 September, tetapi sekolah tetap diminta waspada terhadap perubahan kualitas udara.

Editor : Uray Ronald
Sumber : MC SINGKAWANG
kualitas udara Singkawang ISPU Singkawang sekolah Singkawang PTM Singkawang 28 September 2026 pembelajaran tatap muka Singkawang