Cakupan Air Bersih Singkawang Baru 30 Persen, Perumda AMGP Hadapi Kekurangan Kapasitas Produksi

Hari Kurniathama • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:35 WIB
Suasana peringatan HUT ke-7 Perumda AMGP Singkawang di Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (13/10).
Suasana peringatan HUT ke-7 Perumda AMGP Singkawang di Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (13/10).

PONTIANAK POST  – Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie meminta Perusahaan Umum Daerah Air Minum Gunung Poteng (Perumda AMGP) meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas cakupan distribusi air bersih. Saat ini, cakupan layanan perusahaan daerah tersebut masih sekitar 30 persen.

Penegasan itu disampaikan Tjhai Chui Mie saat menghadiri peringatan HUT ke-7 Perumda AMGP Singkawang di Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (13/10).

"Ke depan saya harapkan tidak ada lagi masyarakat atau konsumen yang antre air bersih. Saat ini kan masih antre karena memang masih belum maksimal Water Treatment Plant (WTP) dan perpipaannya," kata Tjhai Chui Mie.

Baca Juga: Perumdam Tirta Raya Kubu Raya Gandeng Tangerang, Siapkan B2B untuk Perluas Layanan Air Minum

Menurut dia, memasuki usia tujuh tahun, Perumda AMGP harus menunjukkan peningkatan kinerja dan terus berinovasi. Perbaikan tidak hanya menyangkut pemerataan layanan, tetapi juga kualitas air yang disalurkan kepada pelanggan.

"Di usia yang ke-7 tahun ini, Perumda harus semakin baik. Itu yang saya tekankan," ujarnya.

Ia juga meminta perusahaan daerah tersebut memastikan air yang diterima pelanggan bersih, berkualitas, dan memenuhi standar kesehatan. Selain itu, perluasan jaringan harus dilakukan agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses air bersih.

"Selain pelayanan, saya minta kualitas air juga harus bagus dan terus meningkatkan cakupan layanan yang sampai saat ini masih sekitar 30 persen," tegasnya.

Baca Juga: Empat Juta Liter Air Minum Sudah Disalurkan, Pontianak Datangkan Air Tawar dari Terentang

Direktur Perumda AMGP Singkawang, Suriandi, mengatakan pihaknya berkomitmen meningkatkan pelayanan. Namun, keterbatasan instalasi pengolahan air (Water Treatment Plant/WTP) dan Jaringan Distribusi Utama (JDU) masih menjadi kendala dalam memaksimalkan distribusi.

Menurutnya, kapasitas instalasi pengolahan air yang dibutuhkan mencapai 599 liter per detik. Sementara itu, kapasitas produksi yang tersedia saat ini baru sekitar 340 liter per detik.

“Kami saat ini melayani sekitar 27 ribu sambungan rumah. Idealnya, kapasitas instalasi pengolahan air (IPA) harus mencapai 599 liter per detik, sedangkan kapasitas yang tersedia baru sekitar 340 liter per detik,” kata Suriandi.

Keterbatasan kapasitas tersebut berdampak pada distribusi air, terutama bagi pelanggan di ujung jaringan perpipaan. Pasokan ke sejumlah wilayah itu belum dapat diberikan secara maksimal dan berkelanjutan.

Menurut Suriandi, ketersediaan air baku masih mencukupi. Kendala utama berada pada kemampuan pengolahan air bersih untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Untuk membantu distribusi, Perumda AMGP melakukan pemompaan tambahan di sejumlah titik ujung jaringan.

“Kami memohon maaf kepada pelanggan, khususnya yang berada di wilayah ujung jaringan, karena sampai saat ini pelayanan air bersih belum maksimal dan kontinu,” ujarnya.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Harmonisasi Raperda Penyertaan Modal Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa

Perumda AMGP juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Singkawang, anggota DPR RI, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mengupayakan pembangunan IPA baru serta penambahan jaringan distribusi utama (JDU).

Pada 2026, Perumda AMGP memperoleh bantuan pembangunan IPA berkapasitas 20 liter per detik di Seluang, Kecamatan Singkawang Timur. Pembangunan tersebut bersumber dari dana pokok pikiran (pokir) anggota DPR RI.

Suriandi berharap pembangunan IPA tersebut dapat disertai jaringan perpipaan hingga Nyarumkop agar masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh air bersih bisa terlayani.

Penambahan kapasitas pengolahan dan jaringan distribusi diharapkan dapat meningkatkan jumlah pelanggan yang memperoleh layanan air minum secara lebih merata. (har/ant)

 

Editor : Miftahul Khair
Perumda AMGP Singkawang Air Bersih Singkawang Pelayanan Air Minum Instalasi Pengolahan Air Tjhai Chui Mie