Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Baru Mulai Diminati

admin2 • Rabu, 23 Juni 2021 | 12:04 WIB
 Jarot Winarno
 Jarot Winarno
SINTANG-Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, sampai saat ini Kabupaten Sintang masih mengandalkan tiga sektor komoditas yang ekstraktif. Namun sudah mulai tumbuh di masyarakat untuk menanam komoditas lain di Kabupaten Sintang, Selasa (22/6).

Hal itu diucapkannya saat menjamu Supernova Ecosystem dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sintang.

Adapun 3 komoditas yang masih menjadi andalan di Sintang adalah karet, sawit, dan lada. “Ketiga komoditas tersebut masuk dalam kategori komoditas yang ekstraktif, yang mengeksploitasi sumber daya alam yang luas,” ujarnya.

Sehingga kata Jarot, saat ini ketiga sektor komoditas itu menjadi koreksi bagi Pemkab Sintang. Ia mengatakan sudah melakukan langkah-langkah untuk mengurangi kegiatan ekonomi ekstraktif tersebut. “Salah satunya membuat kebijakan dengan memberikan izin konsesi lahan sawit tidak lebih dari 200.000 hektar. Biar lahan yang lainnya bisa digunakan untuk ekonomi kreatif,” kata Jarot.

Untuk di Sintang saat ini, Jarot mengungkapkan bahwa pelaku pengembangan ketiga komoditi yakni sawit, karet, lada sudah mulai ditinggalkan, “Saat ini mulai berkembang menanam serai wangi, kopi, kakao, porang (iles-iles), hortikultura lainnya. Sekarang kita fokus di situ. Sehingga muncullah komoditas berkelanjutan. Jadi inilah kita Sintang yang tetap berkomitmen dengan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (ris) Editor : admin2
#Komoditas