Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pengobatan Gratis Warga Terdampak Banjir

admin2 • Selasa, 5 Oktober 2021 | 10:28 WIB
Harysinto Linoh
Harysinto Linoh
DINAS Kesehatan (Dinkes) Sintang membuka pelayanan kesehatan selama 24 jam untuk warga terdampak banjir di 2 kecamatan, yakni Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau. Pelayanan kesehatan juga digratiskan, Senin (4/10).

Hal ini dikonfirmasi kebenarannya oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh. Rumah Sakit Pratama (RSP) Serawai yang beralamat di Jalan H. Baijoeri, Desa Mekar Sari, Kecamatan Serawai pun digratiskan untuk mengobati keluhan kesehatan warga yang terdampak banjir. Tak hanya RSP Serawai, Puskesmas di 2 kecamatan itu pun disiagakan dan digratiskan untuk memberi perawatan medis untuk warga yang sakit karena banjir.

“Kami buka posko Yankes (Pelayanan Kesehatan) untuk masyarakat terdampak banjir di Serawai dan Ambalau. Puskesmas dan RS Pratama Serawai siap melayani keluhan kesehatan masyarakat 24 jam secara gratis,” katanya saat dihubungi Pontianak Post.

Dia pun mengatakan bahwa layanan kesehatan gratis di fasilitas kesehatan tersebut pun dapat melayani beberapa keluhan kesehatan seperti flu, diare, demam, dan sebagainya. Harysinto Linoh pun mengatakan bahwa jika tidak dapat ditangani di RSP Serawai, pasien akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade M. Djoen Sintang.

“Kami menangani semua keluhan. Apabila tidak mampu tertangani, akan dirujuk ke faskes di atasnya,” katanya.

Harysinto Linoh pun memastikan bahwa jumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) yang ada di Faskes-Faskes di 2 kecamatan itu pun dapat melayani masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat banjir. Namun jika pasien tidak tertangani oleh Nakes yang ada, akan dikirim bantuan dari Sintang. Ketersediaan obat-obatan di faskes tersebut dinilainya juga mencukupi.

“Jumlah nakes di kecamatan cukup. Obat obatan pun cukup. Tidak menutup kemungkinan bila kurang akan kita gerakkan dari kabupaten,” katanya.

Terkait pemberian pelayanan kesehatan secara gratis, Harysinto Linoh mengatakan bahwa hal ini karena ini merupakan dampak yang ditimbulkan karena bencana. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang harus membantu masyarakat. “Iya tetap kami gratiskan untuk masyarakat terdampak banjir. Karna inikan kejadian bencana,” ucapnya.

Ia pun menjelaskan bahwa untuk menggratiskan biaya berobat warga yang terdampak banjir itu berasal dari dana operasional Puskesmas dan RSP Serawai. “Semua anggaran dari operasional Puskesmas. Tidak ada alokasi khusus,” ucapnya.

Terkait jangka waktu berobat gratis ini, Harysinto Linoh mengatakan bahwa hal tersebut akan disesuaikan dengan kondisi banjir yang menerjang Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau. “Sesuai kebutuhan dan kondisi,” pungkasnya. (ris) Editor : admin2
#pengobatan gratis