SINTANG - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, Bernhad Saragih mengungkapkan dukungannya dalam membudidayakan ikan jelawat di Kabupaten Sintang.
Ikan jelawat sendiri merupakan hewan endemik yang ada di Kabupaten Sintang dan menjadi salah satu ikon yang ada di lambang Kabupaten Sintang.
“Saya langsung diskusi dengan teman-teman di kantor. Memang ada hambatan, tetapi kita akan mencoba. Yang banyak saat ini budidaya lele dan ikan nila.
Dan mulai juga budidaya ikan gabus dan toman karena sudah ada pabrik pengolahan albumen,” terang Bernhad.
Ia mengatakan akan mengundang NGO yang mau bekerja sama dan berkolaborasi untuk mengembangkan ikan jelawat ini.
"Silakan NGO datang ke tempat saya, kita ngopi sambil diskusi dan ngobrol untuk mengembangkan budi daya ikan jelawat ini," tuturnya.
"Saya juga akan coba melihat peluang pengadaan bibit di pengembangan bibit ikan Anjungan. Kalau ada nanti, kita akan kembangkan indukan ikan jelawat sekaligus pengadaan bibit ikan jelawat.
Lalu kita sebar di danau-danau yang sudah ditetapkan oleh Bupati Sintang sebagai danau yang dilindungi,” bebernya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus mendorong Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang untuk mulai menjajaki kemungkinan dilakukannya budidaya ikan jelawat di Kabupaten Sintang, mengingat ikan jelawat merupakan salah satu ikon yang ada dalam lambang Kabupaten Sintang.
“Saya ingin agar ikan jelawat ini bisa banyak di Sintang. Saya harap Pak Saragih Kadis Ketahanan Pangan bisa mencoba dan dijajaki peluang budidaya ikan jelawat ini.
Ikan jelawat ini ada dalam lambang Kabupaten Sintang. Tetapi susah kita mau dapat ikan jelawat ini. Artinya apa, dulu pasti ikan jelawat ini banyak dan mudah didapatkan di Sintang. Tapi sekarang susah dan mahal,” ujarnya.
Ia berharap ikan jelawat bisa dibudidayakan. Silakan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan NGO yang bergerak di bidang ini.
"Saat ini, malahan ikan semah agak mudah diperoleh dibanding ikan jelawat. Padahal ikan jelawat ini simbol Kabupaten Sintang.
Atau kita mau mengubah lambang Sintang, kan tidak mungkin. Kan lucu, jelawat ini lambang daerah kita, tapi untuk dapat ikan jelawat susah luar biasa," ujarnya. (var)
Editor : A'an