PONTIANAK POST - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan, Polres Melawi dan Polsek Jajaran mengikuti zoom meeting dalam rangka Program Penanaman Jagung Serentak 1 juta hektar dalam upaya menuju swasembada pangan 2025 di Desa Batu Nanta Kecamatan Belimbing, Selasa ( 21/1).
Penanaman jagung serentak ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional, khususnya jagung, yang memiliki peran penting sebagai bahan pangan dan industri. Dengan menanam jagung di lahan yang luas, diharapkan produksi jagung dapat mencapai target yang telah ditetapkan, sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan, Polres Melawi dan Polsek Jajaran menyiapkan 15 titik lahan yang dilakukan penanaman serentak dengan lahan monokultur ada 9 titik dengan luas 10.5 Ha dan lahan tumpang sari ada 6 titik dengan luas 7 Ha," ungkap Kapolres Melawi AKBP Muhammad Syafi'i.
Menurut Syafii penanaman jagung juga memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan karena jagung merupakan bahan baku utama untuk berbagai produk pangan.
Syafii menambahkan penanaman jagung serentak 1 juta hektar lahan merupakan langkah strategis yang diambil oleh pemerintah dalam mendukung program ketahanan pangan. Dengan melibatkan tokoh masyarakat dan lembaga terkait, diharapkan penanaman jagung dapat berjalan dengan lancar dan efektif. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.
"Mari kita bersama-sama berpartisipasi aktif dalam kegiatan penanaman jagung ini. Dengan demikian, kita dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Semoga program ini dapat memberikan dampak yang besar bagi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan di masa depan" Tutupnya. (Wan/pms)
Editor : A'an