PONTIANAK POST - Setelah melalui proses renovasi, kapal Bidar Pelangi Zubair kini siap mengarungi Sungai Kapuas dan Sungai Melawi sebagai wahana wisata air di Kabupaten Sintang. Kapal yang dikelola oleh Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sintang ini akan diresmikan dan mulai beroperasi kembali untuk umum pada awal Februari mendatang.
Ketua MABM Kabupaten Sintang, Abdurrani menyampaikan kehadiran kapal ini sangat penting untuk mendukung sektor pariwisata, mengingat wisata air di Sintang masih terbatas.
“Kami berharap masyarakat, baik yang berasal dari Sintang maupun luar daerah, bisa memanfaatkan kapal ini untuk menikmati pesona Kota Sintang, baik di siang maupun malam hari,” ujar Abdurrani kepada Pontianak Post, Kamis (30/1).
Menurutnya, kapal Bidar Pelangi Zubair akan menempuh rute dari Jembatan Kapuas menuju daerah Masuka, kemudian berlanjut ke Sungai Melawi hingga Jembatan Melawi. Saat ini, pihaknya sedang menyusun jadwal operasional agar masyarakat dapat menikmati pengalaman wisata ini dengan nyaman.
Kapal ini sebelumnya pernah beroperasi, namun sempat dihentikan akibat pandemi Covid-19. Setelah mengalami beberapa kendala teknis, kapal tersebut kini telah diperbaiki dan dinyatakan 99% siap beroperasi kembali.
“Kapal ini adalah jenis kapal Lancang Kuning, yang tidak hanya menjadi wahana rekreasi, tetapi juga bagian dari upaya mempromosikan budaya Melayu, khususnya di Kabupaten Sintang,” tambah Abdurrani.
Untuk tarifnya, pihak MABM masih melakukan pembahasan agar tetap terjangkau bagi masyarakat. Namun, kapal yang mampu menampung 40 hingga 45 orang ini sudah diuji coba sebelumnya. Bahkan, rombongan Wakil Menteri Pendidikan telah merasakan sensasi makan malam di atas kapal sambil menikmati suasana Sungai Kapuas.
Dengan kehadiran kapal Bidar Pelangi Zubair, diharapkan pariwisata Sintang semakin berkembang dan memberikan pengalaman baru bagi masyarakat serta wisatawan yang ingin menikmati keindahan kota dari atas air. (nda)
Editor : A'an