Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Lestarikan Tradisi Melayu, MABM Sintang Laksanakan Takbiran Keliling di Sungai

A'an • Selasa, 18 Maret 2025 | 14:15 WIB

KEGIATAN : MABM Kabupaten Sintang uraikan berbagai kegiatan ramadan saat safari ramadan di Masjid Darunnasihin.
KEGIATAN : MABM Kabupaten Sintang uraikan berbagai kegiatan ramadan saat safari ramadan di Masjid Darunnasihin.


PONTIANAK POST
 - Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sintang berencana menggelar takbiran keliling dengan cara yang berbeda tahun ini. Jika sebelumnya dilakukan menggunakan mobil, kali ini takbiran akan berlangsung melalui jalur sungai dengan menggunakan kapal bidar.

Ketua MABM Kabupaten Sintang, Abdurrani, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menghidupkan tradisi budaya masyarakat Melayu di Sintang.

"Tahun sebelumnya kita menggunakan mobil, tetapi tahun ini kita akan menyusuri sungai dan melewati beberapa kelurahan di pinggiran sungai dengan kapal bidar. Kami juga mengajak masyarakat yang memiliki motor bandung untuk ikut serta meramaikan takbiran keliling ini," ujar Abdurrani pada saat safari ramadan di Masjid Darunnasihin, Kelurahan Mengkurai. 

Takbiran keliling ini dijadwalkan akan dimulai dari depan rumah dinas Bupati Sintang dan diharapkan dapat menjadi ajang kebersamaan bagi masyarakat. Selain takbiran keliling, MABM juga telah menyiapkan berbagai kegiatan lain selama Bulan Ramadan, di antaranya Safari Ramadan, peringatan malam Nuzulul Quran, kunjungan ke rumah-rumah sesepuh, serta Festival Ngeleman. Festival ini bertujuan untuk melestarikan budaya Melayu di Sintang dan akan digelar pada 21 hingga 27 Ramadan.

"Kami berharap seluruh masyarakat bisa ikut serta dan meramaikan rangkaian kegiatan ini," tambah Abdurrani.

Sementara itu, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, mengapresiasi inisiatif MABM dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan selama ramadan. Menurutnya, kegiatan-kegiatan ini tidak hanya memperkaya nilai budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi antarmasyarakat.

"Kegiatan positif seperti ini bisa semakin memperkuat keberagaman di Kabupaten Sintang. Pemerintah daerah juga selalu terbuka untuk komunikasi dan koordinasi yang bersifat membangun," kata Bala.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kegiatan-kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Sintang, baik dalam aspek budaya maupun kebersamaan selama Bulan Suci Ramadan. (nda)

Editor : A'an
#takbiran #Quran #mabm #Nuzulul #melayu #tradisi