PONTIANAK POST - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Harisinto Linoh, berbagai langkah strategis dibahas guna memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan harga tetap terkendali.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang ini dihadiri oleh seluruh anggota Satgas Pangan. Dalam kesempatan tersebut, Harisinto Linoh menegaskan bahwa pemantauan ketat harus dilakukan guna mengantisipasi lonjakan harga serta kelangkaan bahan pokok yang sering terjadi menjelang hari besar keagamaan.
"Tim Satgas Pangan Kabupaten Sintang harus memastikan ketersediaan, keamanan, serta kelancaran distribusi pangan pokok dan pangan strategis. Hal ini penting agar masyarakat tidak mengalami kesulitan menjelang Idul Fitri," ujar Harisinto Linoh, Rabu (19/3).
Sebagai bagian dari upaya stabilisasi harga, Pemkab Sintang telah menggelar sejumlah intervensi pasar. "Sejauh ini, kami telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah sebanyak enam kali dan Operasi Pasar sebanyak empat kali sepanjang Maret 2025," tambahnya.
Untuk memperkuat pengawasan, Tim Satgas Pangan akan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah titik distribusi utama. Inspeksi ini akan dipimpin langsung oleh Bupati Sintang dan Wakil Bupati Sintang guna memastikan kondisi pasar tetap kondusif.
"Dalam kunjungan nanti, tim akan dibagi menjadi dua kelompok. Kami akan mengecek harga, ketersediaan stok, serta memastikan bahwa barang yang dijual masih dalam kondisi layak konsumsi dan tidak melewati masa kedaluwarsa," jelas Harisinto Linoh.
Ia juga menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menghindari potensi praktik penimbunan atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat. "Kami tidak ingin ada pihak-pihak yang memanfaatkan momen ini untuk mencari keuntungan secara tidak wajar. Pengawasan akan dilakukan secara ketat," tegasnya.
Harisinto menyatakan adanya pengawasan yang lebih ketat, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga bahan pokok.
"Pemkab Sintang berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pasar dan bekerja sama dengan berbagai pihak guna menciptakan kondisi ekonomi yang stabil dan kondusif," tutupnya. (nda)
Editor : A'an