Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Sintang Imbau Warga Aktif Berolahraga, Minimal Dua Jam per Minggu

Riska Nanda Kumala Sari • Selasa, 24 Juni 2025 | 11:43 WIB
PEMBUKAAN: Lomba Ajang Talenta tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Sintang tahun 2025 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny di Stadion Baning Sintang pada Selasa, (17/6).
PEMBUKAAN: Lomba Ajang Talenta tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Sintang tahun 2025 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny di Stadion Baning Sintang pada Selasa, (17/6).

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan fisik dengan mulai membiasakan olahraga secara rutin. Imbauan ini datang dari Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, yang menilai aktivitas fisik selama dua jam per minggu dapat menjadi langkah awal untuk mencegah berbagai penyakit yang umum muncul akibat gaya hidup pasif. “Tidak perlu muluk-muluk.

Jalan kaki di lingkungan rumah atau senam ringan pun sudah cukup, asalkan dilakukan secara rutin,” kata Ronny, Senin (23/6). Menurutnya, olah raga bukan soal fasilitas, melainkan soal konsistensi. Kebiasaan kurang gerak masih menjadi salah satu pemicu utama penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, hingga obesitas. Ronny menyebutkan bahwa tren tersebut harus diwaspadai oleh masyarakat, terutama di tengah meningkatnya beban layanan kesehatan akibat penyakit kronis yang sebenarnya bisa dicegah.

“Olahraga teratur bisa menurunkan risiko penyakit kronis. Ini bukan hal baru, tapi masih banyak yang mengabaikannya,” tegas Ronny. Ia juga menekankan bahwa aktivitas fisik harus dilakukan oleh semua kelompok usia. Tidak hanya anak muda, tetapi juga orang dewasa dan lansia. “Kita sering salah kaprah, seolah olahraga itu hanya untuk kalangan muda. Padahal, lansia pun sangat disarankan tetap aktif agar otot dan organ tubuh tidak cepat menurun,” ungkapnya.

Menurut data Kementerian Kesehatan, prevalensi penyakit tidak menular meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mulai menanamkan kesadaran gaya hidup sehat sejak dini. Salah satunya melalui gerakan olahraga ringan namun terjadwal. Ronny berharap imbauan ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau semua warga mau meluangkan waktu dua jam seminggu untuk bergerak, dampaknya besar bagi kesehatan secara kolektif. Kita ingin Sintang jadi daerah yang sehat dan produktif,” tutupnya. Dengan dorongan ini, Pemkab Sintang berupaya membangun budaya baru di masyarakat, di mana kesehatan tidak lagi dianggap sebagai beban, melainkan sebagai tanggung jawab bersama. (nda)

Editor : Hanif
#layanan kesehatan #jaga kesehatan #wakil bupati sintang #Rutin berolahraga #Kebugaran #senam ringan #Florensius Ronny