PONTIANAK POST – Dua desa yang selama ini terisolasi akibat medan berat, terutama saat musim hujan, akhirnya mulai terhubung. Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1205/Sintang membuka akses jalan sepanjang 10 kilometer yang menghubungkan Desa Sungai Pengga dengan Desa Sungai Labi. Ini menjadi titik balik mobilitas dan harapan baru bagi warga setempat.
Pembangunan jalan yang selama ini diimpikan warga kini menunjukkan progres nyata. Satgas TMMD bersama alat berat dan gotong royong masyarakat terus mengerjakan proyek tersebut sebagai bagian dari program fisik TMMD yang menyasar desa-desa terpencil dan terpinggirkan.
“Jalan dari Sungai Pengga ke Sungai Labi ini sangat vital. Selain memperlancar mobilitas, ini juga memperkuat distribusi hasil pertanian dan akses ke layanan dasar seperti pendidikan serta kesehatan,” ujar Komandan Kodim 1205/Sintang, Letkol Inf Rangga Bayu Widiartha, Selasa (29/7).
Ia menekankan bahwa infrastruktur menjadi pondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat. “Akses jalan yang layak mempercepat pertumbuhan ekonomi desa dan memberi dampak langsung terhadap kehidupan warga,” tambahnya.
Warga pun menyambut dengan penuh antusias. Sarpani, warga Desa Sungai Labi, mengungkapkan rasa syukurnya. “Dulu susah sekali lewat sini, apalagi kalau hujan, jalan licin dan becek. Sekarang jalan mulai terbuka. Semoga cepat selesai,” tuturnya.
Ia menilai pembangunan ini lebih dari sekadar membuka jalan. Ini adalah pintu bagi peluang ekonomi, akses pendidikan yang lebih mudah, dan kehidupan yang lebih layak. “Kami berharap pengerjaannya bisa selesai sesuai target, supaya kami bisa segera merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (nda)
Editor : Hanif