Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

15 Anak Terjangkit DBD, Forkopimcam dan Warga Gotong Royong Cegah Kasus Bertambah

A
Forkopimcam, tenaga kesehatan dan warga Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak gotong royong bersihkan lingkungan untuk mencegah kasus bertambah
Forkopimcam, tenaga kesehatan dan warga Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak gotong royong bersihkan lingkungan untuk mencegah kasus bertambah

Advertisement

PONTIANAK POST – Sebanyak 15 anak di Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan menjalani penanganan medis. Meningkatnya kasus tersebut mendorong Forkopimcam Mempawah Hulu bersama tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat menggelar gerakan bersih-bersih lingkungan untuk mencegah penyebaran penyakit lebih luas.

Kegiatan bakti sosial itu dilaksanakan di Desa Karangan, Rabu (10/6/2026), dengan melibatkan unsur kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, petugas kesehatan, serta warga setempat.

Berdasarkan data Puskesmas Karangan, belasan anak yang terjangkit DBD saat ini telah mendapatkan penanganan medis. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terdampak penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Advertisement

Anak-Anak Jadi Kelompok Paling Rentan

Meningkatnya kasus DBD memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Orang tua diimbau lebih waspada terhadap gejala demam tinggi, lemas, mual, hingga munculnya tanda-tanda perdarahan yang dapat mengarah pada infeksi DBD.

Kepala Puskesmas Karangan, Margrethea, SKM, bersama tenaga kesehatan setempat terus melakukan pemantauan terhadap pasien sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk.

Advertisement

Gotong Royong Bersihkan Sarang Nyamuk

Gerakan pencegahan diawali dengan apel konsolidasi di halaman Kantor Camat Mempawah Hulu. Setelah itu, seluruh peserta bergerak membersihkan saluran air, pekarangan rumah warga, fasilitas umum, sekolah, serta lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Mempawah Hulu Buyung, Kapolsek Mempawah Hulu IPTU Freddy Surya Purnama, Kepala Puskesmas Karangan Margrethea, Kepala Desa Karangan Roslan, para kepala dusun, personel Polsek Mempawah Hulu, serta masyarakat setempat.

Kapolsek Mempawah Hulu IPTU Freddy Surya Purnama mengatakan pencegahan DBD membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah dan tenaga kesehatan.

“Kami bersama Forkopimcam berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Pencegahan DBD bukan hanya tugas pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat. Melalui kegiatan gotong royong ini kami ingin membangun kepedulian bersama agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan aman,” ujarnya.

Cegah Sebelum Korban Bertambah

Menurut Freddy, langkah preventif harus dilakukan sejak dini agar jumlah penderita tidak terus bertambah. Lingkungan yang bersih menjadi salah satu kunci utama memutus rantai perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

Advertisement

Artikel Terkait

Kelompok Rentan Diminta Waspadai Risiko Heat Stroke Saat Cuaca Panas

Kelompok Rentan Diminta Waspadai Risiko Heat Stroke Saat Cuaca Panas

Lansia, anak-anak, pekerja luar ruangan, dan orang dengan aktivitas fisik berat termasuk kelompok yang rentan terkena heat stroke.

Pemerintah Perkuat Penanganan Kejahatan Digital, Fokus pada Perjudian Online, Penipuan, dan Perlindungan Kelompok Rentan

Pemerintah Perkuat Penanganan Kejahatan Digital, Fokus pada Perjudian Online, Penipuan, dan Perlindungan Kelompok Rentan

Menteri Komunikasi dan Digital menegaskan tidak ada toleransi bagi kejahatan digital, dengan penguatan kolaborasi, literasi, perlindungan

Fasilitas Tes Belum Tersedia di Sintang, Dinkes Sebut Puluhan Kasus Demam Ini Masih Berstatus Suspek

Fasilitas Tes Belum Tersedia di Sintang, Dinkes Sebut Puluhan Kasus Demam Ini Masih Berstatus Suspek

Puluhan warga di Sintang laporkan gejala demam mirip chikungunya, namun belum bisa dipastikan karena keterbatasan alat tes.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer