PONTIANAK POST-SEBANYAK 23 mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Tahun Ajaran 2025/2026 mulai melaksanakan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)-2 di Kabupaten Sintang. Mereka ditempatkan di empat sekolah: SMPN 1 Sintang, SMPN 2 Sintang, SMAN 4 Sintang, dan SMAN 1 Ketungau Hulu. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Sintang, Subendi, menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa menghadapi realitas pendidikan di lapangan.
“Berikan pemahaman, literasi, serta contoh yang baik di lingkungan tempat praktik. Tantangan di lapangan tentu berbeda dengan teori di universitas. Karena itu, jaga nama baik almamater dan tunjukkan dedikasi sebagai calon pendidik,” ujarnya, Selasa (26/8).
Program PLP-2 merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa keguruan Universitas PGRI Pontianak, yang berlangsung sejak 25 Agustus hingga 25 November 2025. Subendi berharap keberadaan mahasiswa bermanfaat bagi siswa maupun guru pendamping. “Peran pendidik di daerah sangat penting. Mahasiswa harus bisa mengambil pengalaman sekaligus memberi kontribusi,” katanya.
Dengan seluruh peserta berasal dari Kabupaten Sintang, program ini juga dinilai sebagai langkah strategis membangun kualitas sumber daya manusia lokal. “Mereka adalah putra-putri terbaik Sintang. Kehadiran mereka di sekolah tidak hanya untuk belajar, tetapi juga memperkaya proses pembelajaran di kelas,” tutup Subendi. (nda)
Editor : Hanif