PONTIANAK POST – Sebanyak 14 pengurus Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang (Komac) di Kabupaten Sintang periode 2025–2028 resmi dilantik. Kehadiran kepengurusan baru ini diharapkan memperkuat peran organisasi tidak hanya sebagai wadah kaderisasi, tetapi juga motor kolaborasi lintas sektor dan pelayanan sosial bagi masyarakat.
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Sintang, Valentinus Narung, menegaskan bahwa mengurus organisasi berbasis sosial bukan perkara mudah. “Di Kabupaten Sintang ada 18 paroki. Kepengurusan Komac kami bentuk berdasarkan paroki, bukan kecamatan. Ke depan, saya berharap Komac juga bisa membentuk ranting agar jangkauan semakin luas,” ujarnya, Minggu (31/8).
Valentinus menambahkan, pihaknya berkomitmen menjadikan Pemuda Katolik lebih aktif dengan agenda rutin. “Kami bertekad minimal ada satu kegiatan setiap bulan. Masih ada empat paroki yang belum dilantik, dan kami siap turun langsung ke sana. Intinya, Komcab dan Komac harus kompak, sinergi, dan terus berkomunikasi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalimantan Barat, Hubertus Vinsenscius Wake, menekankan pentingnya inovasi dan kerja sama. “Tantangan kita adalah membawa Pemuda Katolik naik ke grade A. Itu hanya bisa dicapai lewat kolaborasi, inovasi, dan solidaritas yang kuat,” katanya.
Hubertus juga menyebut Sintang sebagai salah satu penyumbang anggota terbanyak di Kalbar setelah Singkawang. “Kami dorong terus agar pendataan dan penerbitan Kartu Tanda Anggota diperbanyak. Dengan begitu, organisasi akan semakin besar dan kuat. Yang terpenting, jalankan organisasi ini dengan riang gembira dan jangan lupa berdoa,” tambahnya. (nda)
Editor : Hanif