PONTIANAK POST – Sebanyak 23 butir peluru aktif ditemukan di halaman belakang rumah dinas Camat Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang. Amunisi itu pertama kali diketahui staf kecamatan saat kerja bakti membersihkan pekarangan pada akhir pekan lalu.
Camat Sungai Tebelian, Karjito, membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan, awalnya staf hanya mendengar suara ledakan ketika membakar tumpukan sampah. “Ledakan terjadi pada Sabtu sore. Awalnya dikira botol bekas yang meledak karena panas,” kata Karjito, Senin (30/9).
Keesokan harinya, saat sisa pembakaran diperiksa lebih teliti, staf mendapati sejumlah peluru berada di dalam botol air mineral. “Ternyata di dalam botol itu berisi amunisi. Ada yang sudah terlempar keluar, ada juga yang masih tersisa. Total sekitar 23 butir,” ujarnya.
Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Sungai Tebelian dan Batalyon Brimob. Aparat segera melakukan sterilisasi serta mengamankan peluru. “Menurut petugas, semua peluru masih aktif. Hanya satu yang sempat meledak saat terbakar, sisanya berhasil diamankan,” jelas Karjito.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki asal-usul amunisi tersebut. Karjito berharap peristiwa serupa tidak terulang. “Kami serahkan sepenuhnya ke kepolisian agar ditangani sesuai prosedur. Harapan kami, tidak ada hal-hal yang membahayakan masyarakat,” tegasnya. (nda)
Editor : Hanif