Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sekolah Lapang Gempa Bumi di Sintang Dorong Warga Lebih Siaga Hadapi Bencana

Riska Nanda Kumala Sari • Selasa, 7 Oktober 2025 | 13:26 WIB
BUKA KEGIATAN: Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bersama Ketua Komisi V DPR RI Lasarus membuka kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi di Balai Desa Merpak, Kecamatan Kelam Permai, Senin (6/10).
BUKA KEGIATAN: Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bersama Ketua Komisi V DPR RI Lasarus membuka kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi di Balai Desa Merpak, Kecamatan Kelam Permai, Senin (6/10).

PONTIANAK POST - Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi gempa bumi mulai digencarkan di Kabupaten Sintang. Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bersama Ketua Komisi V DPR RI Lasarus membuka kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi di Balai Desa Merpak, Kecamatan Kelam Permai, Senin (6/10).

Dengan mengusung tema “Membangun budaya masyarakat Kabupaten Sintang sadar, siaga, dan selamat dalam menghadapi gempa bumi,” kegiatan ini bertujuan menumbuhkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat bencana.

Bupati menegaskan pentingnya kesiapsiagaan sebagai bagian dari budaya masyarakat. “Kita tidak pernah tahu kapan gempa akan terjadi, tapi kita bisa selalu siap menghadapinya. Kesiapsiagaan bisa dipelajari melalui pengetahuan, latihan, dan kepedulian,” ujar Bala.

Ia menilai, kemampuan dasar seperti mengenali tanda-tanda gempa, cara evakuasi yang aman, hingga langkah-langkah penyelamatan sederhana perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. “Dengan memahami risiko, kita mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” tambahnya.

Kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopimda Sintang ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap bencana alam.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, menilai pendekatan berbasis edukasi seperti ini lebih efektif karena melibatkan masyarakat secara langsung. “Pengetahuan yang dipraktikkan akan membentuk kebiasaan. Dari kebiasaan inilah muncul budaya siaga bencana,” katanya.

Menurutnya, Sekolah Lapang Gempa Bumi bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan gerakan bersama untuk membangun Sintang yang tangguh. “Sintang yang sadar, siaga, dan selamat adalah Sintang yang lebih kuat menghadapi tantangan alam,” tukasnya. (nda)

Editor : Hanif
#Gregorius Herkulanus Bala #gempa bumi #Kesiapsiagaan #Lasarus #Kabupaten Sintang #bupati sintang