Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Lima Desa di Sintang Deklarasikan Bebas BAB Sembarangan

Riska Nanda Kumala Sari • Senin, 27 Oktober 2025 | 12:35 WIB
DEKLARASI: Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bersama masyarakat lima desa saat deklarasi STBM dan ODF di Kecamatan Dedai, Jumat (24/10).
DEKLARASI: Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bersama masyarakat lima desa saat deklarasi STBM dan ODF di Kecamatan Dedai, Jumat (24/10).

PONTIANAK POST – Kabupaten Sintang menorehkan capaian baru dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat. Lima desa di Kecamatan Dedai Apin Baru, Hulu Dedai, Jangkang, Nanga Jetak, dan Pengkadan Sungai Rupa resmi mendeklarasikan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar 1–3 sekaligus menyandang status Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan.

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyebut pencapaian ini sebagai tonggak penting perubahan perilaku masyarakat menuju kehidupan yang lebih sehat. “Deklarasi ini bukan sekadar seremonial, tetapi bukti nyata dari komitmen masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujarnya, Jumat (24/10).

Menurut Bala, keberhasilan lima desa tersebut menunjukkan transformasi positif dalam pola pikir warga. Ia menegaskan, perubahan perilaku hidup bersih berawal dari kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang sehat. “Perubahan besar bisa dimulai dari hal-hal kecil. Ketika masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih, dampaknya akan terasa pada kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup,” tegasnya.

Program STBM Pilar 1–3 menitikberatkan pada tiga aspek utama: stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, serta pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga. Melalui penerapan tiga pilar ini, masyarakat diharapkan mampu membangun kebiasaan hidup bersih secara berkelanjutan.

Bupati Bala juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam keberhasilan ini, mulai dari pemerintah daerah, perangkat kecamatan, tenaga kesehatan, hingga masyarakat desa yang berkomitmen menjalankan program tersebut. “Inisiatif ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas lapisan masyarakat bisa menghasilkan perubahan nyata,” katanya.

Ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat menular ke desa-desa lain di Kabupaten Sintang. “Kesehatan lingkungan adalah pondasi bagi pembangunan manusia yang berkualitas. Karena itu, menjaga kebersihan harus menjadi bagian dari budaya masyarakat Sintang,” pungkas Bala. (nda)

Editor : Hanif
#odf #sehat #STBM #desa #Kecamatan Dedai #Hidup Bersih #Komitmen