Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Sintang Bentuk Forum DAS untuk Lindungi Sungai dan Rehabilitasi Lingkungan

Riska Nanda Kumala Sari • Sabtu, 1 November 2025 | 13:03 WIB
FORUM DAS: Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Sintang, Merlia Sari, menjelaskan arah kebijakan Forum DAS Sintang 2025–2029 yang fokus pada sinergi perlindungan dan rehabilitasi sungai
FORUM DAS: Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Sintang, Merlia Sari, menjelaskan arah kebijakan Forum DAS Sintang 2025–2029 yang fokus pada sinergi perlindungan dan rehabilitasi sungai

PONTIANAK POST — Pemerintah Kabupaten Sintang menegaskan langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan membentuk Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) periode 2025–2029. Forum ini diharapkan menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk menata, melindungi, dan merehabilitasi kawasan sungai di wilayah Sintang. Pembentukan forum tersebut dilakukan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sintang dan telah diatur dalam Peraturan Bupati Sintang Nomor 28 Tahun 2025 serta Surat Keputusan Bupati Sintang.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Sintang, Merlia Sari, mengatakan forum ini bukan sekadar wadah administratif, melainkan sarana nyata untuk mendorong aksi kolaboratif di lapangan. “Kami akan segera merumuskan tujuan dan sasaran yang terukur agar Forum DAS ini benar-benar menjadi ruang koordinasi yang menghasilkan langkah konkret di lapangan,” ujar Merlia, Jumat (31/10).

Ia menjelaskan, Forum DAS akan memperkuat sinergi antarinstansi dalam melaksanakan program perlindungan sungai, rehabilitasi lahan, dan pengendalian kerusakan lingkungan. “Pengelolaan daerah aliran sungai harus melibatkan banyak pihak, pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta. Forum ini hadir untuk memperkuat kolaborasi tersebut,” tambahnya.

Merlia berharap, keberadaan Forum DAS Sintang dapat membuat pengelolaan lingkungan lebih terarah, terutama dalam menjaga kualitas air dan mengendalikan kerusakan lahan di sekitar sungai. Sementara itu, Sekretaris Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Sintang, Mulyadi, menilai pembentukan Forum DAS sebagai terobosan penting dalam tata kelola lingkungan daerah.

“Tim ini sesuatu yang baru dan harus dijalankan dengan keseriusan. Kita perlu waktu untuk mewujudkan rencana yang baik, tapi langkah ini penting untuk menjaga lingkungan dari kerusakan,” ujar Mulyadi.

Ia menegaskan, kondisi DAS di Sintang kini membutuhkan perhatian serius akibat tekanan aktivitas manusia seperti pembukaan lahan dan sedimentasi. Karena itu, Forum DAS diharapkan menjadi sarana pengawasan dan perencanaan berbasis data lapangan. “Kita berharap forum ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi mampu menghasilkan langkah nyata seperti rehabilitasi lahan kritis dan pengendalian erosi,” tegasnya.

Melalui Forum DAS, Pemkab Sintang berkomitmen menciptakan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan. “Upaya menjaga sungai bukan sekadar menjaga ekosistem, tetapi juga melindungi kehidupan masyarakat yang bergantung pada sumber daya air tersebut,” tutup Mulyadi. (nda)

Editor : Hanif
#sungai #perlindungan #Koordinasi #Rehabilitasi Lahan #kelestarian lingkungan #Forum #DAS #Pemkab Sintang