Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Polres Sintang Siaga Hadapi Potensi Bencana, Gelar Apel Kesiapan Bencana Musim Hujan 2025

Riska Nanda Kumala Sari • Jumat, 7 November 2025 | 14:59 WIB
SIAP SIAGA: Apel Kesiapan Bencana di Mapolres Sintang, Kamis (6/11). Kegiatan ini diikuti seluruh personel Polri bersama unsur TNI, BPBD, relawan, dan instansi terkait
SIAP SIAGA: Apel Kesiapan Bencana di Mapolres Sintang, Kamis (6/11). Kegiatan ini diikuti seluruh personel Polri bersama unsur TNI, BPBD, relawan, dan instansi terkait

PONTIANAK POST – Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di penghujung tahun, Polres Sintang menyiapkan langkah antisipatif melalui Apel Kesiapan Bencana yang digelar di halaman Mapolres Sintang, Kamis (6/11). Kegiatan ini diikuti seluruh personel Polri bersama unsur TNI, BPBD, relawan, dan instansi terkait sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.

Kabagops Polres Sintang, Kompol F. Dedy Siregar, yang bertindak sebagai inspektur apel, membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam amanat tersebut, Kapolri menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengantisipasi dampak bencana akibat cuaca ekstrem.

“Bencana tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerugian ekonomi, tetapi juga meninggalkan trauma psikologis serta mengganggu kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, dibutuhkan langkah strategis dan kolaboratif dalam pencegahan serta penanganannya,” ujar Dedy membacakan amanat Kapolri.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 19 Oktober 2025, tercatat 2.606 kejadian bencana di Indonesia. Dari jumlah itu, 1.289 merupakan banjir, 544 cuaca ekstrem, 511 kebakaran hutan dan lahan, 189 tanah longsor, 22 gempa bumi, serta 4 erupsi gunung berapi. Bencana-bencana tersebut menyebabkan 361 orang meninggal dunia, 37 hilang, 615 luka-luka, dan lebih dari 5,2 juta warga mengungsi.

Dedy menjelaskan, kondisi geografis Kabupaten Sintang yang dilintasi banyak sungai besar menjadikan wilayah ini rawan banjir dan longsor. “Kami memastikan seluruh personel siap siaga bersama unsur TNI, BPBD, dan relawan untuk bergerak cepat jika terjadi bencana,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam upaya mitigasi bencana. “Kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tugas bersama. Edukasi dan kepedulian lingkungan harus terus ditumbuhkan agar risiko bencana dapat ditekan,” pungkasnya. (nda)

 

 

Editor : Hanif
#Apel Kesiapsiagaan #apbd #relawan #polres sintang #musim hujan #TNI #potensi #bencana