PONTIANAK POST – Wakil Bupati Sintang, Florensius Rony, menerima audiensi Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia dan Universitas Tanjungpura yang memaparkan hasil kajian mereka terkait potensi kawasan transmigrasi di Ketungau Hulu. Pertemuan ini memberi ruang bagi Pemkab Sintang untuk mendapatkan gambaran ilmiah yang dapat memperkuat arah kebijakan pengembangan wilayah tersebut.
Ekspedisi Patriot merupakan kerja kolaboratif perguruan tinggi nasional bersama Kementerian Transmigrasi. Tim yang terdiri dari dosen, peneliti, dan mahasiswa ini diterjunkan ke daerah transmigrasi di Indonesia untuk melakukan riset berbasis data, mulai dari pemetaan potensi wilayah hingga identifikasi komoditas unggulan.
“Fokus kerja mereka antara lain pemetaan potensi, identifikasi komoditas unggulan, hingga rekomendasi strategi pembangunan berkelanjutan,” ujar Rony, kemarin. Dalam audiensi, tim peneliti menyoroti sejumlah potensi Ketungau Hulu yang dinilai dapat menjadi motor penggerak ekonomi jika dikelola secara tepat dan terpadu.
Salah satu peneliti menegaskan bahwa pendekatan transmigrasi modern bukan lagi sebatas distribusi penduduk, tetapi pembangunan pusat pertumbuhan baru yang bertumpu pada kekuatan lokal. “Transmigrasi harus mampu membangun ekosistem ekonomi yang tumbuh dari potensi wilayah. Itulah yang coba mereka rumuskan melalui riset ini,” jelasnya.
Rony menyambut positif hasil kajian tersebut. Ia menilai masukan akademik sangat penting untuk memperkuat arah kebijakan daerah. “Kami membutuhkan data yang kuat agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Kajian seperti ini sangat membantu memperkuat perencanaan daerah,” tegasnya.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, kementerian, dan pemerintah daerah, hasil kajian ini diharapkan menjadi landasan bagi penyusunan program pembangunan Ketungau Hulu yang lebih terarah. Mulai dari pengembangan komoditas unggulan hingga peningkatan kesejahteraan warga transmigrasi. Tim Ekspedisi Patriot juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan riset lapangan guna mendukung kebijakan strategis Pemkab Sintang. (nda)
Editor : Hanif