PONTIANAK POST- Anugerah Piala Senentang Tahun 2025 menjadi ajang apresiasi bagi generasi muda Kabupaten Sintang yang menunjukkan kemampuan di bidang seni, desain, dan kuliner. Kegiatan ini menempatkan kreativitas anak muda sebagai bagian penting dari upaya pelestarian budaya sekaligus pengembangan potensi lokal yang berkelanjutan.
Penghargaan diberikan kepada para pemenang sejumlah cabang lomba, antara lain menyanyi solo, busana wastra, kuliner nusantara, serta desain motif Dayak Melayu kontemporer. Sebanyak 36 piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan diserahkan kepada peserta terbaik sebagai bentuk pengakuan atas prestasi yang diraih selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Ketua Dekranasda Kabupaten Sintang Hermina Bala, menilai ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana pembinaan yang memberi ruang ekspresi bagi anak muda.
“Kegiatan ini tidak hanya menilai siapa yang terbaik, tetapi juga menjadi tempat belajar, mengasah potensi seni, dan membangun kepercayaan diri generasi muda Sintang,” ujar Hermina, Senin (15/12).
Menurut Hermina, seni dan budaya merupakan identitas daerah yang harus dijaga melalui keterlibatan generasi muda. Ia berharap ajang serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten agar muncul talenta-talenta baru yang mampu membawa nama Sintang ke tingkat yang lebih luas. “Seni dan budaya adalah jati diri daerah. Ketika anak muda terlibat aktif, maka keberlanjutannya akan lebih terjamin,” katanya.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Hendrika, menjelaskan bahwa Anugerah Piala Senentang merupakan program strategis untuk memberikan apresiasi sekaligus pembinaan bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang seni dan kuliner. “Ini adalah ruang ekspresi dan pengembangan diri, sekaligus bagian dari upaya pelestarian budaya bangsa,” ujarnya.
Hendrika menambahkan, lomba menyanyi solo dan cabang lainnya dirancang untuk melatih mental, disiplin, dan sportivitas peserta. “Kami ingin memberi kesempatan seluas-luasnya kepada anak-anak muda Sintang untuk menampilkan kemampuan terbaiknya, sekaligus membentuk karakter dan daya saing,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus meningkat kualitasnya. “Anugerah Piala Senentang diharapkan mampu melahirkan talenta seni yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” tuturnya.
Melalui ajang ini, potensi seni, budaya, dan kreativitas lokal Sintang dinilai memiliki ruang tumbuh yang semakin terbuka, seiring meningkatnya partisipasi dan perhatian terhadap karya generasi muda. (nda)
Editor : Hanif