PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang bersama Polres Sintang membahas berbagai persoalan lalu lintas yang selama ini dirasakan masyarakat, terutama kemacetan di sejumlah titik strategis dan angka kecelakaan yang masih terjadi. Pembahasan tersebut diarahkan pada pencarian solusi teknis yang dapat segera diterapkan agar arus lalu lintas lebih lancar dan aman.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menilai forum lalu lintas menjadi ruang penting untuk menyatukan pandangan antarinstansi dalam mengatasi persoalan kemacetan. Menurutnya, solusi tidak hanya berkaitan dengan rekayasa lalu lintas, tetapi juga menyangkut kesiapan anggaran, ketersediaan lahan, hingga aspek perizinan.
“Rapat ini sangat bagus untuk mencari solusi dari kemacetan supaya ke depan lalu lintas bisa lebih lancar. Terkait optimalisasi fungsi jalan, kita perlu mengecek masalah penganggaran, lahan, perizinan, bahkan kemungkinan ganti rugi,” kata Bala, Kamis (29/1).
Ia menambahkan, komunikasi yang terbuka melalui forum semacam ini diperlukan agar setiap kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif dan mendapat dukungan lintas sektor. “Forum ini baik untuk mengkomunikasikan hal-hal penting demi kelancaran lalu lintas ke depan. Saya mendukung upaya dan solusi yang berhasil disepakati untuk mengatasi kemacetan di Sintang,” tutur Bala.
Sementara itu, Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo menjelaskan bahwa kepadatan lalu lintas di kawasan Tugu Jam menjadi salah satu perhatian utama kepolisian. Menurutnya, kemacetan di lokasi tersebut kerap memicu keluhan masyarakat, sehingga dibutuhkan langkah cepat yang realistis.
“Kalau sudah macet, masyarakat sering protes. Untuk mengatasi kemacetan di Tugu Jam, kalau menunggu dana dari pemerintah pusat, kita tidak tahu kapan,” jelasnya.
AKBP Sanny mengemukakan gagasan pemanfaatan area taman di sekitar Tugu Jam untuk pelebaran jalan sebagai solusi jangka pendek. Ia menilai langkah tersebut dapat segera mengurai kepadatan kendaraan.
“Saya punya ide agar taman di sekitar Tugu Jam dijadikan pelebaran jalan. Parit dan trotoarnya ditutup untuk dijadikan jalan. Itu solusi paling cepat dengan pelebaran jalan dan pengaturan yang lebih baik,” katanya.
Selain membahas kemacetan, forum lalu lintas juga menyoroti angka kecelakaan yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Sintang. Kapolres menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh diperlukan agar upaya penanganan lalu lintas tidak hanya fokus pada kelancaran arus kendaraan, tetapi juga pada keselamatan pengguna jalan. (nda)
Editor : Hanif