Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Wagub Kalbar Soroti 700 Usulan Pembangunan di Sintang, Minta Fokus Program Prioritas Mendasar

Riska Nanda Kumala Sari • Senin, 20 April 2026 | 14:43 WIB
Krisantus Kurniawan
Krisantus Kurniawan

PONTIANAK POST - Tekanan efisiensi anggaran membuat pemerintah daerah dituntut lebih selektif dalam menentukan program pembangunan. Dari ribuan usulan yang dihimpun, hanya kegiatan yang benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat yang akan diprioritaskan.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menilai proses penyaringan usulan pembangunan masih perlu dipertajam. Meski jumlah usulan telah berkurang signifikan dari lebih 4.000 menjadi sekitar 700, ia menilai angka tersebut masih terlalu besar jika dikaitkan dengan keterbatasan anggaran.

“Tadi saya lihat dari 4.000 turun ke 700, tapi menurut saya dengan keterbatasan anggaran yang ada, harus disusun lagi yang sangat-sangat prioritas,” ujar Krisantus di Sintang, kemarin.

Menurutnya, kondisi fiskal saat ini tidak memungkinkan seluruh usulan dapat direalisasikan. Karena itu, penentuan skala prioritas harus benar-benar fokus pada kebutuhan mendasar masyarakat, bukan sekadar memenuhi daftar program.

Baca Juga: Jaga Integritas Seleksi JPT, Sekda Sintang Tidak Terlibat Penilaian Peserta yang Memiliki Hubungan Keluarga

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu berani menunda kegiatan yang tidak mendesak. Langkah tersebut dinilai penting agar alokasi anggaran lebih efektif dan mampu memberikan dampak nyata.

“Yang number one prioritas sehingga betul-betul bisa menyentuh kepada kepentingan masyarakat. Kegiatan-kegiatan yang tidak perlu tentu kita tunda dulu," ucapnya.

Krisantus juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara hasil perencanaan di tingkat kabupaten dengan arah kebijakan di tingkat provinsi. Ia menilai, hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) perlu lebih jelas menggambarkan prioritas yang selaras dengan kebijakan yang lebih luas.

Dalam situasi anggaran yang terbatas, ia mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk lebih cermat dalam menyusun program. Setiap usulan harus memiliki dasar kebutuhan yang kuat serta relevansi yang jelas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dari ratusan usulan itu, harus dipilih yang benar-benar nomor satu prioritasnya,” pintanya.

Baca Juga: Bupati Ketapang Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pemekaran DOB untuk Percepat Pembangunan Daerah

Krisantus berharap melalui pendekatan selektif ini mampu memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dibelanjakan memberikan manfaat optimal. Dengan demikian, pembangunan tetap berjalan efektif meski berada dalam tekanan efisiensi fiskal.(nda)

Editor : Hanif
#sintang #pembangunan #Wagub Kalbar #efisiensi #usulan